Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Disepelekan tapi Menyelamatkan
10 April 2012 pukul 11:30 WIB
Nasrin Sang Dokter Jamu
8 April 2012 pukul 08:00 WIB
Tangkaplah Peluang
3 April 2012 pukul 13:13 WIB
Tak Semua Hal Bisa Pakai Logika
2 April 2012 pukul 09:00 WIB
iPad-ku
27 Maret 2012 pukul 10:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Rabu, 18 April 2012 pukul 09:09 WIB

Jodoh Bisa Ketemu di Mana Saja

Penulis : Jamil Azzaini

Jodoh itu misteri. Dia harus dicari, bukan dinanti. Yang boleh aktif mencari bukan hanya lelaki, tetapi juga yang ingin menjadi “bidadari”. Bukanlah aib dan dosa bila wanita aktif mencari jodohnya. Jadi, tugas manusia berusaha mendapatkan jodoh yang sebaik-baiknya. Oleh karena itu, carilah jodoh di tempat dan komunitas di mana orang-orang baik beraktivitas.

Manusia tidak pernah tahu di mana ia akan bertemu jodohnya. Pernah ada seorang wanita yang menemukannya di tempat pelatihan saya. Sebelum berangkat pelatihan, wanita ini berdo'a, “Ya Allah, pilihkan aku suami yang bisa membimbingku dan mengajakku mendekat kepada-Mu.” Ternyata, saat pelatihan seorang lelaki “melamarnya”.

Sebagai salah satu trainer di acara pelatihan itu, saya diminta untuk memberikan nasihat pernikahan saat mereka melakukan akad nikah beberapa bulan kemudian. Kini pasangan manusia itu telah memiliki dua orang anak dan hidup bahagia.

Lain lagi cerita sahabat saya yang usianya sudah lebih dari 30 dan bingung mencari jodoh. Ia memilih untuk pergi umrah. Ia berdo'a di depan Ka’bah hingga berjam-jam, “Ya Allah, alangkah indahnya hidupku bila jodohku kutemukan di tempat ini. Aku sudah berusaha keras di Indonesia, namun tak ada yang mau kepada hamba-Mu ini.” Usai berdo'a, lelaki ini pergi ke tempat penampungan air zam-zam dan di tempat itulah ia bertemu dengan wanita yang kini menjadi ibu dari anak-anaknya.

Pergilah ke tempat atau komunitas yang baik-baik, agar peluang Anda mendapatkan jodoh orang baik semakin besar. Jangan pergi ke tempat-tempat di mana orang sering membuang waktu percuma. Atau ke tempat di mana kemaksiatan atau hal negatif menjadi suatu hal yang biasa. Bila Anda bertemu jodoh di tempat-tempat negatif, kehidupan Anda kelak akan semakin sulit. Ratusan orang yang “curhat” kepada saya telah membuktikan hal ini.

Karena jodoh bisa ketemu di mana saja, maka pastikanlah Anda sering aktif berkunjung ke tempat yang tepat. Jodoh semakin sulit ketemu bila Anda hanya berdiam diri dan terus menyendiri.

http://jamilazzaini.com

Suka
yantie menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Moh. Iwan Ihyak Ulumuddin | Pelajar
Ingin sekali gabung, sharing ilmu, and so on.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1523 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels