Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
Alamat Akun
http://abisabila.kotasantri.com
Bergabung
30 Oktober 2009 pukul 19:46 WIB
Domisili
Tangerang - Banten
Pekerjaan
swasta
Seorang pembaca yang sedang belajar menulis.
http://www.abisabila.com
http://facebook.com/abi.sabila
http://twitter.com/AbiSabila
Tulisan Abi Lainnya
*) Syarat dan Ketentuan Berlaku
10 April 2012 pukul 09:00 WIB
Rahasia Rejeki
4 April 2012 pukul 09:30 WIB
Bara Disangka Permata
31 Maret 2012 pukul 08:00 WIB
Kerabatmu Dulu, Baru Sahabatmu
26 Maret 2012 pukul 10:00 WIB
Alarm Surgawi
22 Maret 2012 pukul 09:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 16 April 2012 pukul 12:00 WIB

Jangan Tutup Pintu (Hatimu)

Penulis : Abi Sabila

Bunda sedang mencuci piring di dapur ketika terdengar suara pintu ditutup dengan keras. Belum sempat Bunda memeriksa ke depan, muncul Faiz dengan nafas tersengal.

“Kamu yang tadi menutup pintu, Sayang?”

Faiz hanya menjawab dengan anggukan. Raut wajahnya seperti orang ketakutan, membuat Bunda jadi penasaran.

“Ada apa, Sayang? Kok kamu seperti sedang ketakutan?” Bunda menghentikan kesibukannya, mendekat ke arah Faiz yang bersandar di bingkai pintu.

“Ada… orang.. yang… mau minta-minta, Bunda” patah-patah Faiz menjelaskan.

“Ada orang yang mau minta-minta?” Bunda mengulang perkataan Faiz. “Kok malah kamu tutup pintunya?” Bunda jadi bingung.

Setelah menghabiskan segelas air putih yang diberikan Bunda, pelan Faiz menjelaskan bahwa saat bermain di rumah salah satu teman sekolahnya, ibu sang teman berpesan pada anaknya agar segera menutup pintu bila ada pengamen, peminta-minta atau pencari sumbangan datang. Menciptakan kesan seolah tidak ada orang di rumah hingga mereka berlalu, mendatangi rumah yang lain.

Tanpa bertanya mengapa ibu sang teman berpesan demikian, Faiz pun mengingat dan mempraktekkannya di rumah.

“Sayang, dengarkan Bunda ya. Kita memang harus hati-hati menerima tamu, terutama orang yang tidak kita kenal, belum pernah ketemu. Tapi bila yang datang adalah orang yang hendak menjemput sedekah, jangan lantas menutup pintu hanya karena kau tak mau berbagi rejeki dengan mereka. Justru tindakan seperti itu akan menyakiti hati mereka bila melihatnya. Sambutlah kehadiran mereka dengan ramah. Jika kau punya, berbagilah dengan mereka. Tidak harus selalu banyak, yang penting kamu ikhlas memberinya. Tapi bila tak ada yang bisa kau berikan, sampaikanlah dengan sopan. Katakan maaf karena kau tak bisa membantunya. Ini jauh lebih baik, dan insya Allah tak akan menyakiti siapapun.”

Faiz mengangguk. “Faiz minta maaf, Bunda”

“Ya sudah, sekarang kamu buka saja pintunya lagi. Bukankah kau masih ingin bermain di teras?” kata Bunda sambil tersenyum, mengacak lembut rambut Faiz.

Tanpa disuruh dua kali, Faiz segera berlari ke depan. Tapi semenit berikutnya ia kembali muncul di dapur, mengejutkan Bunda yang sedang meneruskan kesibukannya, mencuci piring.

“Orang yang tadi mau minta-minta sudah tidak kelihatan, Bunda.” Faiz melapor.

Bunda menarik nafas. “Ya sudah, mudah-mudahan di tempat lain ada orang yang memberi sedekah padanya. Tapi ingat ya, lain kali jangan langsung menutup pintu jika ada orang yang datang untuk menjemput sedekah. Kecuali kalau kamu mau bermain ke tempat temanmu, jangan lupa untuk menutup pintu. Kita memang harus waspada, jangan sampai menciptakan kesempatan untuk orang berbuat jahat, tapi jangan pula kewaspadaan kita menghalangi, menghilangkan kesempatan untuk berbuat kebajikan. Tutup dan kunci rumah rapat-rapat dari orang yang hendak berbuat jahat, tapi jangan tutup pintu rumah, juga hatimu dari kedatangan mereka, para penjemput sedekah.”

http://www.abisabila.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Abi Sabila sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Azman Ridho Zain | Santri
Salut dengan keberadaan website ini. Semoga bisa lebih meningkatkan ukhuwah Islamiyah antar sesama santri dan komunitas pesantren se-Indonesia.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1184 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels