QS. Al-'Ankabuut : 64 : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
Alamat Akun
http://abisabila.kotasantri.com
Bergabung
30 Oktober 2009 pukul 19:46 WIB
Domisili
Tangerang - Banten
Pekerjaan
swasta
Seorang pembaca yang sedang belajar menulis.
http://www.abisabila.com
http://facebook.com/abi.sabila
http://twitter.com/AbiSabila
Tulisan Abi Lainnya
Dari Rumah ke Rumah
13 September 2011 pukul 09:55 WIB
Antara Biskuit dan Silaturrahim Palsu
10 September 2011 pukul 11:00 WIB
Maafkan Saudaramu, maka Allah pun Memaafkanmu
26 Agustus 2011 pukul 09:00 WIB
Mengejar Lailatul Qadar
21 Agustus 2011 pukul 11:30 WIB
Kepastian yang Dirahasiakan
17 Agustus 2011 pukul 08:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 17 September 2011 pukul 08:00 WIB

Siapkan Bekalmu!

Penulis : Abi Sabila

Seorang anak berkata pada ayahnya, tak lengkap Lebaran kalau belum jalan-jalan. Sesuai kesepakatan, Lebaran hari ketiga adalah saatnya untuk jalan-jalan ke beberapa objek wisata. Karena itu, sejak pagi sang anak sudah berbenah, termasuk menyiapkan bekal makanan dan minuman. Saking seriusnya mengemas perbekalan, ia tak menyadari kalau Ayahnya telah lama berdiri di belakang, memperhatikan.

“Kamu tidak lupa membawa mukena, kan?” tanya sang Ayah, mengejutkan sang bocah yang kini beranjak remaja.

“Lupa sih tidak, tapi sengaja nggak bawa, Yah!” jawab sang anak santai, khas anak seusianya.

“Lho, kenapa?”

“Nanti pinjam saja, Yah. Di sana ada kan?” jawab sang anak dengan ciri khas lainnya, sok tahu.

“Mungkin!“ jawab Ayah tak yakin.“ Tapi sebaiknya kamu bawa mukena sendiri saja!”

“Ayah… tasku sudah penuh!” sahut sang anak manja.

“Nak, seberapa makan tempat sih mukenamu itu, nda lebih besar dari sebungkus snack, kan? Kurangi bekalmu, bawa seperlunya saja!“

Meski berat hati, sang anak pun menuruti perintah Ayahnya. Ia turunkan beberapa bungkus snack dan kembang gula kesukaannya.

“Anakku, kita hanya akan pergi berwisata tak lebih dari sepuluh jam. Tak perlu kamu membawa bekal sebanyak itu, di sana nanti banyak pedagang makanan dan minuman. Yang tak boleh kamu lupakan justru bekal untuk akhiratmu.”

Sang anak terdiam. Ia tak paham dengan apa yang Ayah maksudkan.

“Dengar, anakku. Ayah menyuruhmu membawa mukena agar shalatmu tetap terjaga, sebagai bekal di akhirat. Di sana kelak bukan hanya satu atau dua hari, tapi selamanya, abadi. Tidak seperti di dunia, di sana tidak ada lagi kesempatan untuk berniaga. Kamu mungkin benar, di tempat wisata yang akan kita kunjungi nanti ada masjid atau mushala yang menyediakan mukena untuk para pengunjung. Tapi jumlahnya tentu tidak mencukupi, harus antri. Juga kita tidak tahu, apakah kondisinya masih bersih dan sah untuk shalat. Terkadang, kalau yang pakai orang banyak, kebersihannya kurang terjaga. Insya Allah, nanti kita akan shalat Dzuhur dan Ashar di lokasi wisata, jangan sampai ketinggalan shalat di waktu pertama hanya karena antri mukena. Jadi, siapkanlah bekal, terutama untuk akhiratmu!”

http://www.abisabila.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Abi Sabila sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Saeful Arif | Dagang
Saya senang membaca di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1449 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels