|
HR. Bukhari : "Berhati-hatilah dengan buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh."
|





Ahad, 1 Mei 2011 pukul 08:30 WIB
Penulis : Desmeli
"Neng, kerupuk," panggil kakek penjual kerupuk langganan kami padaku yang kebetulan papasan dengannya di jalan.
"Iya, kek, jawabku," akupun bergegas mengambil kaleng kosong tempat kerupuk, dan segera memberikan kepadanya.
"Ini, kek," sambil si kakek penjual kerupuk memasukkan kerupuk-kerupuknya ke kaleng hingga penuh.
Aku memperhatikan si kakek dari ujung kaki sampe ujung kepala, dan kuprediksikan umurnya sekitar kurang lebih 65 tahun. Fisiknya yang telah lemah, kulitnya yang telah keriput, suaranya yang lirih, dan warna bola matanya yang telah pudar berwarna keabu-abuan, membuatku ingin mengetahui sesuatu darinya.
"Kek, rumahnya di mana?" selidikku ingin tahu.
"Di Bintaro, neng," jawab si kakek tanpa memalingkan mukanya ke arahku.
"Jauh banget, kek," kataku, karena memang Kebun Jeruk - Bintaro sangat jauh, jika ditempuh dengan sepeda gerobak punya si kakek.
"Emangnya kakek kalo dari rumah jam berapa?" rasa ingin tahuku pun semakin dalam.
"Berangkat dari rumah jam 1 malam, neng. Kalau kerupuknya tidak habis, biasanya saya suka nginap di Ciputat, tempat teman. Kalau habis, ambil lagi di Bintaro," jawabnya lirih membuat hatiku terenyuh.
SUBHANALLAH… Si Kakek berumur kurang lebih 65 tahun dengan fisiknya yang telah kelihatan melemah, kulit yang telah keriput, suaranya yang lirih, dan bola matanya yang telah memudar berwarna keabu-abuan berjuang untuk menghidupi keluarganya di saat semua orang tertidur lelap, di saat orang sedang menikmati mimpi indahnya. Ya, jam 1 Malam!
10 menit percakapan dengan si kakek sangat memberiku pelajaran yang tak ternilai harganya, memberiku pelajaran tentang rasa syukur, survive untuk hidup, dan tidak cepat putus asa. Kejadian ini membuatku semakin dewasa.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Desmeli sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.