HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
Alamat Akun
http://yudie.kotasantri.com
Bergabung
18 Maret 2010 pukul 04:47 WIB
Domisili
Jakarta - DKI Jakarta
Pekerjaan
Karyawan
http://tetapbersyukur.wordpress.com
yudi_aja56@yahoo.co.id
mas.yudiii
http://facebook.com/Wahyudi Yusuf
Tulisan Wahyudi Lainnya
Pilihan dari Allah adalah yang Terbaik
31 Desember 2013 pukul 21:00 WIB
Gulai Kambing
15 Desember 2013 pukul 23:00 WIB
Tongseng Kambing
24 November 2013 pukul 20:00 WIB
Serigala yang Menerkam Anak
12 November 2013 pukul 20:00 WIB
Mie Goreng Jawa
3 November 2013 pukul 21:21 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Ahad, 1 Agustus 2010 pukul 15:00 WIB

Mengeluh? No! Bersyukur? Yes!

Penulis : Wahyudi

Malam itu, seperti biasanya saya berangkat untuk menunaikan kewajiban sehari-hari, bekerja. Di tengah perjalanan, pandangan mataku tertuju pada sebuah gerobak yang ada di trotoar. Tidak asing lagi, itu adalah gerobak pemulung yang pada siang hari digunakan untuk mengais samaph-sampah yang masih bisa didaur ulang.

Setelah malam tiba, gerobak itu berubah fungsi. Gerobak diletakkan di trotoar. Terlihat disitu bayi mungil yang tertidur pulas diterpa angin malam dalam dekapan dan di pangkuan bundanya yang bersandar di samping gerobak. Sedangkan sang kepala keluarga duduk beralaskan kardus bekas dengan bersandar di pagar sambil menikmati segelas kopi dan menghisap sesuatu yang dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin(tahu kan maksud saya ?).

Beberapa jam kemudian, menjelang tengah malam,saat saya pulang, saya kembali melewati tempat tadi dan ternyata mereka belum beranjak dari tempat itu bahkan semuanya sudah tertidur pulas. Sang bunda bersama buah hatinya tidur di dalamgerobak sedangkan sang ayah tidur di tempat semula. Mereka sudah terbiasa dengan terpaan angin malam. Mereka juga sudah terbiasa dengan bau menyangat yang luar biasa. Padahal setiap kali saya lewat situ, bau kencing sudah tidak karuan. Pada seenaknya aja sebagian orang itu , kencing sembarangan. Tulisan di plakat "DILARANG KENCING DISINI" ditambah foto cewek di sampingnya tidak juga mencegah orang orang yang kencing sembaranagn itu. Tetep....aja kencing disitu. Heran aku. Kembali ke pemulung tadi. Biasanya mereka akan pindah dari situ kalau hujan lebat, mereka akan pindah ke halte atau emperan toko.

Itulah sebagian sisi lain kehidupan di ibu kota. Dengan melihat orang-orang seperti mereka seharusnya membuat kita tidak mudah mengeluh atas apa yang menimpa kita dan menjadikan kita lebih bersyukur atas sekecil apapun karunia Allah yang telah kita nikmati selama ini. Bukankah Rasulullah SAW telah mengingatkan kita agar melihat orang yang di bawah kita dalam hal harta supaya kita tidak meremehkan sekecil apapun karunia Allah. Namun demikian bukan berarti itu membuat kita pasrah. Memang benar dalam rangka menumbuhkan rasa syukur kita kepada Allah kita melihat ke bawah namun untuk menjaga semangat dan motivasi untuk lebih maju balajarlah dari orang-orang diatas kita, agar kita tetap semangat dalam beramal, berikhtiar, berdo'a dan tawakkal. Sudah seharusnya kita belajar dari orang-orang besar tentang sifat-sifat yang bisa membawa kita pada perubahan yang lebih baik. Lakukanlah ikhtiar dengan sebaik-baiknya masalah hasilnya 100% adalah wewenang Allah. Allah sangat tahu apa yang terbaik buat hamba Nya. Jadi, seberapapun hasil yang kita peroleh, Mengeluh...? No..!!!, Bersyukur...? Yes..!!! dan tetap semangat untuk menuju perubahan kearah yang lebih baik.

Jadi ingat sepenggal syair lagu, "Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik. Jangan menyerah...! Jangan menyerah...!

http://tetapbersyukur.wordpress.com

Suka
Sardiminiyanto menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Wahyudi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Dradjat | Pegawai
KotaSantri.com memang pas menjadi tempat mangkalnya para santri yang ingin mengikuti jejak nabinya. Semoga penulisan-penulisan di KotaSantri.com yang penuh keteledanan dan pelajaran adalah wajah kehidupan santri sebenarnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1334 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels