|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://dtpoetri11.blogspot.com |





Kamis, 10 Desember 2009 pukul 15:50 WIB
Penulis : Adinda Poetri
Menjelang pernikahannya, temanku mengalami kebingungan yang sangat luar biasa. Bagaimana tidak, ia harus mempersiapkan sejumlah uang untuk memenuhi semua biaya pernikahannya. Tapi, uang di dompet maupun tabungannya kian menipis dan tidak mencukupi semua kebutuhan. Ia pun berfikir, dari mana ia harus mencari dana untuk hari pernikahannya yang kian mendekat itu.
Setelah berfikir keras, ia pun ingat bahwa dulu dia pernah meminjamkan uang kepada temannya. Piutangnya itu lumayan sangat besar. Tak lama kemudian, ia mendatangi temannya itu dengan harapan uangnya segera kembali. Tetapi di luar dugaannya, setelah ditagih, ternyata temannya itu pun tidak bisa membayarnya saat itu juga. Akhirnya, ia pulang dengan tangan kosong.
Pikirannya pun semakin berkecamuk. Di saat itulah, ia ingat kepada Allah SWT, lalu ia pun bermunajat kepadaNya. Setelah bermunajat kepada Allah SWT, serasa ada yang mengatakan kepada batinnya supaya dia segera membebaskan akan piutangnya itu. Kemudian dia temui kembali temannya itu, lalu mengatakan bahwa utang yang dimiliki temannya itu kepada dia sudah dianggap lunas.
Tidak hanya itu ikhtiar yang dilakukannya. Ia pun selalu melakukan shalat dhuha di pagi hari dan shalat tahajjud di sepertiga malam terakhir. Dan tak lupa, ia selalu melakukan shaum Senin Kamis.
Alhamdulillah, di hari Senin yang kedua ia melakukan shaum, tanpa disangka oleh dirinya, tiba-tiba ia mendapatkan sebuah proyek dengan nilai yang sangat luar biasa besarnya, hampir sepuluh kali lipat dari piutang yang dia bebaskan dulu, dan sangat lebih dari cukup untuk menutupi segala biaya penikahannya nanti.
Sungguh, Mahabesar Allah, janji Allah pun datang. Dan, di saat hari H itu tiba, dia pun bisa melangsungkan pernikahannya dengan lancar. Alhamdulillah.
http://dtpoetri11.blogspot.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Adinda Poetri sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.