|
Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
|
|
|
http://dtpoetri11.blogspot.com |





Sabtu, 7 November 2009 pukul 16:07 WIB
Penulis : Adinda Poetri
Manusia hidup di dunia ini pastinya akan selalu mendapatkan ujian dari Allah SWT, baik itu ujian kesenangan maupun ujian kesedihan, dan tak luput manusia selalu diterpa berbagai masalah, baik itu masalahnya kecil atau besar, ringan atau berat, sering datang ataupun jarang kedatangannya, dan lain sebagainya.
Ada yang berkeluh kesah, ada yang berfikir positif maupun negatif, ada yang sabar, dan berbagai macam ekspresi dan tindakan lainnya yang dilakukan manusia dalam menghadapi ujian dari Allah SWT. Terlepas dari itu semua, yakinlah, pasti akan datang pertolongan dariNya, di waktu yang pas dan di saat yang tepat.
Dulu, ketika menunggu bus malam dari Jakarta tujuan Bandung, dengan hati yang sudah diliputi beraneka ragam rasa, resah, gelisah, was-was, khawatir, takut, dan lain sebagainya bercampur jadi satu, tak menentu. Aku pun melihat sahabat yang menemaniku saat itu juga tak luput merasakan hal yang sama. Karena kami cukup lama berdiri menunggu kedatangan bus itu. Berbagai macam do’a sudah aku panjatkan kepadaNya.
Akhirnya, atas pertolongan dari Allah SWT, bus yang dinantikan datang juga, yang merupakan bus terakhir saat malam itu, dan hanya tersisa satu buah tempat duduk yang masih kosong. Jadi teringat do’a dari sahabatku saat aku berpamitan dengannya, dia berkata, “Semoga mendapat tempat duduk," seketika aku mengaminkannya. Alhamdulillah, aku bisa duduk di dalam bus itu dan pulang ke Bandung dengan selamat.
Ada cerita lain, ketika terjadi keterlambatan di semua jurusan kereta api, termasuk jurusan ke Bandung, yaitu terlambat sekitar dua sampai tiga jam, baik keberangkatan maupun kedatangan. Banyak para penumpang yang menggunakan jasa kereta api, memenuhi stasiun kereta api dengan padatnya. Aku bagaikan anak hilang di tengah keramaian tersebut.
Ternyata, penyebab keterlambatan kereta itu adalah adanya pohon besar yang tumbang di atas rel kereta api, mengakibatkan kereta api tidak bisa melewati rel tersebut. Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa mengangkat dan menyingkirkan pohon besar itu dari atas rel kereta api. Alhamdulillah, atas pertolongan dari Allah SWT, keberangkatan dan kedatangan kereta api bisa berjalan dengan normal kembali, dan aku pun bisa pulang ke Bandung dengan selamat.
Ada satu lagi cerita, tapi bukan cerita yang terakhir. Di saat aku mengalami krisis keuangan di awal tahun 2009 yang lalu, di saat masalah itu klimaks, pertolongan dari Allah SWT pun datang seketika. Alhamdulillah, rezeki bagaikan mengalir begitu saja dari arah yang tidak aku sangka.
”Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At-Thalaq [65] : 2-3).
Dan banyak sekali cerita-cerita lainnya yang tidak bisa aku ceritakan satu persatu, karena aku yakin, aku tidak dapat menghitung banyaknya pertolongan yang telah Allah SWT berikan kepadaku. Subhanallah, alhamdulillah, tak henti-hentinya aku bersyukur kepada Allah SWT atas segala pertolonganNya yang selalu ada dan tak pernah absen Dia berikan untukku selama ini. Terima kasih, Ya Allah.
Semoga kita termasuk ke dalam golongan hambaNya yang selalu bersyukur atas segala karunia, anugerah, dan segala nikmatNya yang Allah SWT berikan selama ini. Janganlah sekali-kali meragukan akan pertolongan Allah SWT, tapi yakinlah, pasti akan datang pertolongan dariNya di waktu yang pas dan disaat yang tepat, insya Allah.
http://dtpoetri11.blogspot.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Adinda Poetri sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.