HR. Muslim : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu."
Alamat Akun
http://ao_zora.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 00:55 WIB
Domisili
Pekanbaru - Riau
Pekerjaan
Student and Author
...a cocoon becomes a beautiful butterfly. just like the butterfly's metamorphosis, i wanna become the extraordinary girl not just ordinary girl anymore..
aozora_hime@yahoo.com
yuki_sakamoto@rocketmail.com
aozora_hime@hotmail.com
Tulisan Aozora_hime Lainnya
Sudahkah Kamu Mengeskalasikan Ibadahmu?
25 Juli 2009 pukul 19:21 WIB
Dia Pasti Akan Datang
17 Juli 2009 pukul 17:30 WIB
Jawaban Istikharah
28 Juni 2009 pukul 18:11 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Ahad, 26 Juli 2009 pukul 15:00 WIB

The Real Happiness

Penulis : aozora_hime

"Even I'm a rich man, I don't need money."

"Why? Everyone needs money."

"I just want happiness ,not money."

Begitulah percakapan diriku dengan Manager-san yang membuatku tercenung sebentar. Setiap orang pasti sangat membutuhkan yang namanya uang. Tanpa uang, kita tak bisa membeli kebutuhan, tidak punya tempat tinggal. Tapi, zaman sekarang orang berpikir bahwa dengan mempunyai uang, kita bisa membeli semuanya, dan dengan begitu kita bisa senang setiap hari. Apakah uang memang menjanjikan kebahagiaan seperti anggapan orang selama ini?

Teringat dengan Kakak yang setahun lalu mendapat kerja di sebuah perusahaan minyak terbesar di Indonesia. Semua keluarga gembira dengan berita itu. Dia bisa mendapatkan pekerjaan itu tanpa harus melalui tes, tapi karena ia direkomendasikan oleh salah seorang dosennya. Persyaratannya pun tidak terlalu susah, IPK terakhir di atas 3,00 dan mahir berbahasa Inggris. Beliau pun masuk kualifikasi dan lulus. Gaji pertama membuatnya kelimpungan. Itu merupakan gaji pertama yang paling besar setelah setahun sebelumnya ia hanyalah seorang pengajar di sebuah bimbel. Ia senang karena bisa membeli apa pun yang ia inginkan, apalagi dia masih lajang. Tak lupa, ia membelikan sesuatu buat kami, adik-adiknya dan kedua orangtua.

Tapi, walaupun begitu, setelah beberapa bulan kemudian rasa senangnya perlahan mulai hilang. Ia semakin tidak khusyuk ibadah dan tidak semangat melakukan aktivitas. Saat ia curhat suatu kali pada Mama, aku pikir itu mungkin akibat ia terlalu senang dengan uang yang ia miliki. Apalagi setelah ia mendapatkan gaji, tidak jarang ia menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak perlu.

Mama hanya berkata, ”Syukurilah atas nikmat yang dimiliki hari ini. Lebih baik uang itu ditabung dan digunakan di masa depan.”

Nasehat Mama terbukti ampuh, sekarang sang Kakak lebih banyak mengeluarkan uang untuk orang yang membutuhkan. Rasa gembira yang ia rasakan sekarang lebih berbeda dari selama ini.

Uang juga bisa membuat manusia hilang akal. Aku mendengar cerita dari Mama bahwa anak dari Paman, berinisial E terkena tipu oleh temannya. Temannya melarikan uang si E dengan dalih uang itu akan digunakan untuk biaya perjalanannya ke Eropa, karena mereka berdua akan mencari kerja di sana. Jumlah uang itu tidak kecil, sekitar puluhan juta rupiah. Setelah kejadian itu, si E akhirnya mulai melakukan aktivitas yang aneh. Suka berdandan di dalam rumah dan mandi bisa lebih dari lima kali. Mungkin kejadian itu membuatnya shock.

Materi seperti uang atau apa pun bentuknya, itu tidak akan menjanjikan kebahagiaan sama sekali. Teringat dengan isi dalam buku La Tahzan, bahwa jika ingin meraih kebahagiaan sejati, syukurilah atas nikmat yang kita miliki hari ini, dan bukan sebaliknya, mengutuk Allah karena kita belum mempunyai sesuatu sesuai yang kita inginkan. Dari bangun tidur sampai saat sekarang ini, telah banyak nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Kita pun tidak sanggup menghitungnya. Inilah yang sering sekali dilupakan oleh setiap diri kita, mensyukuri atas nikmat yang kita miliki saat ini.

Sungguh besar nikmat yang diberikanNya kepada kita. Pendengaran kita masih berfungsi dan belum cacat sama sekali. Begitu juga dengan mata, tangan, kaki, dan seluruh anggota badan yang kita miliki belum mengalami cacat sekalipun. Dibandingkan dengan orang-orang di luar sana yang ditakdirkan tidak memiliki bentuk fisik sempurna seperti kita, ternyata kita lebih beruntung dari mereka. Subhanallah...

Sudahkah kita mengucapkan rasa syukur kepadaNya hari ini? Renungilah dan ucapkanlah dari sekarang. Jangan sampai kita terlena dengan nikmat hari ini, hingga kita lupa untuk mensyukurinya dan sampai akhirnya Dia mengutuk kita karena nikmat yang kita miliki tiba-tiba hilang dan dicabut. Salah satu cara paling mudah untuk meraih kebahagiaan sejati adalah, SYUKURILAH ATAS NIKMAT HARI INI.

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim : 34).

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan aozora_hime sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1405 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels