Ust. Aam Amiruddin : "Sesungguhnya sepercik kejujuran lebih berharga dari sebongkah cinta. Apa arti sebongkah cinta kalau dibangun di atas kebohongan? Pasti rapuh bukan? Betapa indahnya apabila kejujuran dan cinta ada pada diri seseorang. Beruntunglah Anda yang memiliki kejujuran dan ketulusan cinta."
Alamat Akun
http://ao_zora.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 00:55 WIB
Domisili
Pekanbaru - Riau
Pekerjaan
Student and Author
...a cocoon becomes a beautiful butterfly. just like the butterfly's metamorphosis, i wanna become the extraordinary girl not just ordinary girl anymore..
aozora_hime@yahoo.com
yuki_sakamoto@rocketmail.com
aozora_hime@hotmail.com
Tulisan Aozora_hime Lainnya
Jawaban Istikharah
28 Juni 2009 pukul 18:11 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 17 Juli 2009 pukul 17:30 WIB

Dia Pasti Akan Datang

Penulis : aozora_hime

Saudaraku, sudahkah hari ini mengingat satu hal yang kadang-kadang kita terlupa olehnya, yaitu ‘KEMATIAN’? Memang tidak bisa dipungkiri akibat aktivitas yang banyak kita lakukan setiap harinya, kadangkala kita hampir tidak pernah mengingatnya sama sekali. Kalaupun ingat, itu hanya sesekali atau beberapa kali saja. Setelah itu, kita seakan lupa dengan satu hal yang jelas akan mendatangi kita suatu saat nanti.

Saudaraku, jangan sampai kita terlena dengan keindahan dan nikmatnya dunia. Tanpa kita sadari, akibat kita terlalu peduli dengan kehidupan di dunia, rasa takut akan ‘KEMATIAN’ tidak pernah ada lagi di dalam diri ini. Jangan sampai hal itu juga terjadi pada kita semua.

Saudaraku, ingatlah, ‘KEMATIAN’ tidak mengenal waktu dan tempat. Detik ini juga dia bisa menjemput kita. Kita tidak pernah tahu kapan dia akan menjemput kita, karena hal itu memang merupakan rahasia milikNya. Tapi setidaknya, sebagai orang yang beriman, berusahalah untuk setiap harinya mengingat sebuah kata itu. Berusahalah untuk selalu meningkatkan amalan-amalan terbaik yang bisa kita lakukan saat ini. Jangan sampai, saat dia datang menjemput, kita sedang melakukan perbuatan dosa yang sangat dilarang olehNya. Apakah kita tidak malu menghadap kepadaNya nanti dengan dosa yang belum tentu Dia mau memaafkannya?

Saudaraku, renungilah dan resapilah berbagai pertanyaan di bawah ini. Tanyakan pada diri masing-masing, sudahkah kita melakukannya semua?

Saudaraku, berapa kalikah kita mengingat ‘KEMATIAN’? Setiap hari kah, setiap jam, menit, atau detik? Atau sama sekali tidak pernah mengingatnya karena saking sibuknya melakukan aktivitas?

Saudaraku, sudahkah membahagiakan kedua orangtua? Sudahkah mendo'akan dan meminta maaf atas kesalahan yang kita perbuat selama ini kepada beliau berdua? Sudahkan mengucapkan terima kasih kepada beliau atas perjuangan mereka dalam membesarkan, menyekolahkan, dan mendo'akan keberhasilan kita?

Saudaraku, selama hidup ini, berapa jumlah kewajiban shalat yang sudah kita lakukan dengan khusyuk? Ingat saudaraku, amalan shalat adalah yang paling utama ketika dihisab nanti.

Saudaraku, sudahkah mensyukuri setiap inchi nikmat yang telah diberikanNya kepada kita hari ini? Sudahkah membagikan nikmat tersebut kepada orang-orang yang belum mendapatkan nikmat seperti kita?

Saudaraku, (khusus bagi penulis yang sedang menjalankan dakwah dengan tulisan) sudahkah siap bertanggung jawab atas tulisan yang kita buat selama ini? Sudahkah kita membuat karya/ tulisan yang sangat bermanfaat bagi seluruh umat? Ingat saudaraku, tajamnya pena sang penulis lebih tajam dari pedang. Tulisan yang kita buat dan kita publikasikan selama ini sangat berpengaruh bagi pemikiran orang yang membacanya. Buatlah selalu tulisan yang bisa menginspirasi dan mengarah pada kebaikan buat orang lain.

Saudaraku yang mengembangkan dakwah dengan lisan, sudahkah siap bertanggung jawab dengan dakwah yang kita lakukan selama ini? Sudahkah diri kita mencerminkan sikap yang selalu kita serukan dan katakan kepada orang lain? Ingatlah Saudaraku, surat Ash-Shaff ayat 3!

Saudaraku, kebaikan apa yang telah kita lakukan hari ini kepada saudara kita yang lain? Sudahkah kita melakukan sunnah Rasulullah (hak seorang saudara kepada saudara yang lain) yang berjumlah tujuh macam itu?

Saudaraku, sudahkah kita mendo'akan kebaikan buat saudara muslim di seluruh dunia saat ini?

Saudaraku, jawablah pertanyaan tersebut di dalam hati masing-masing. Semua pertanyaan ini hanya sebagian dari keseluruhan yang ada. Saudaraku, selalulah untuk merenungi setiap perbuatan yang kita perbuat setiap hari. Karena waktu yang kita miliki selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapanNya kelak.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan aozora_hime sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1603 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels