HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Alamat Akun
http://alfach.kotasantri.com
Bergabung
3 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Ciputat - DKI Jakarta
Pekerjaan
IT Consultant
Alfach adalah 'nama' lain dari Achmad Fachrie atau dikenal sebagai Fachri. Nothing special with me, just try to be my self dan mencoba meraih ridhaNya. Saya hanya seseorang yang biasa saja yang ingin belajar dan berkembang, yang ingin bergerak dan berkontribusi.
http://alfach.com
alfachrie
alfcah02
alfachrie@gmail.com
Tulisan Achmad Lainnya
Membersamai Pilihan KarenaNya
28 Agustus 2009 pukul 17:10 WIB
Mempersiapkan Ramadhan
14 Agustus 2009 pukul 17:30 WIB
Melepas
4 Agustus 2009 pukul 17:10 WIB
Ku Tak Bisa Menulis!
20 Juli 2009 pukul 17:30 WIB
Belajar Menerima
7 Juli 2009 pukul 17:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 11 September 2009 pukul 18:00 WIB

Dia Tahu Airmatamu

Penulis : Achmad Fachrie

Allah Mahahidup. Ia senantiasa mengurusi hamba-hambaNya. Tidak satu pun makhluk yang terlewat dari perhatianNya. Setiap makhluk di jagat raya ini mendapatkan bagian yang terukur dariNya.

Karena sejatinya, apa yang kita peroleh senantiasa berkesesuaian dengan keadaan kita. Allah tidak pernah sekali-kali berkehendak mendzalimi hamba-hambaNya dalam hal pemberian. Atas rasa sakit, atas rasa kehilangan atau mungkin atas rasa memiliki, atas rasa mencintai. Di setiap yang terasai, di baliknya selalu ada hikmah yang mungkin sulit untuk dimengerti, dan mungkin bukan untuk saat ini untuk dimengerti.

Terkadang rasa sakit terlebih dahulu menghampiri, karena ketika nikmat kebaikan datang, agar kita menyadari dan menjaga betapa besar nikmat kebaikan tersebut kita miliki. Dan ketika kita berjalan di jalan yang keliru, agar kita mensyukuri ketika berhasil menemui kebaikan yang sesungguhnya yang harus kita jaga dan tak kita lepas.

Melewati setiap kesulitan bukanlah hal yang mudah. Melalui setiap kesedihan juga bukan suatu hal yang mudah. Karena kadang membuat kita terpuruk dalam kesedihan yang tak dimengerti. Tapi Allah tak pernah membiarkan hambaNya terus dalam satu keadaan. Dia memperhatikan setiap langkahmu, Dia mengetahui setiap keluh kesahmu. Bahkan Dia tahu airmatamu. Allah juga tahu sekeras apa engkau berusaha dan melalui semuanya.

Setiap peristiwa yang dilihat dan dirasa, setiap suara yang didengar, merupakan bagian hidup yang telah diciptakan untuk kita sebagai sebuah kesatuan. Suara burung yang berkicau, langit yang berwarna kebiruan, cahaya matahari yang senantiasa menyinari, atau malam yang dihiasi bintang-bintang merupakan satu kesatuan yang tak terlepas dariNya untuk kita. Tak ada bunga yang mekar dan layu dengan kebetulan. Tak ada rasa sakit dan nikmat kebaikan yang datang secara kebetulan. Tak ada manusia yang lahir dan mati secara kebetulan. Semua bagian dari garis yang sudah tertulis sejak saat pertama kita diciptakan.

Allah tidak pernah menyia-nyiakan setiap usaha hambaNya yang berusaha dan istiqamah meraih ridhaNya. Allah juga tidak pernah menyia-nyiakan hambaNya yang terus berusaha mengerti akan perjalanan hidup yang tergaris untuknya. Karena Allah akan berada dan memberi sesuai dengan prasangka hambaNya.

Dia tahu airmatamu. Walau berat, walau sulit, karena semua sudah ada dalam kehendakNya. Kita hanya perlu menumbuhkan kesadaran untuk menerima bahwa itu dariNya untuk kebaikan kita.

Wallahu a'lam bishshawab.

http://alfach.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Achmad Fachrie sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Meyla Farid | Guru
Isinya sangat bagus dan bermanfaat. Site favoritku untuk saat ini. :)
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1296 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels