Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Sebab Engkau adalah Seorang Muslimah
19 Januari 2012 pukul 11:30 WIB
Menatap Bidadari
18 Januari 2012 pukul 13:15 WIB
Ketika Saya Menatapnya Takjub
17 Januari 2012 pukul 13:00 WIB
Menghargai Harga Diri
9 Januari 2012 pukul 08:15 WIB
Memaksa Diri Menjadi Lebih Indah
6 Januari 2012 pukul 11:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 26 Januari 2012 pukul 15:00 WIB

Jangan Lagi Centil, Genit, dan Tebar Pesona

Penulis : Rifatul Farida

Lucu, sungguh lucu masa itu. Dimana tanpa sadar, diri telah tebar pesona. Hingga kesadaran itu akhirnya benar-benar datang dan menghentak. Ada yang harus di-restart dalam kehidupan pribadi. Memulainya, kemudian menutup semua pintu itu. Pintu-pintu yang berpotensi menjadikan diri sebagai "penggoda" hati.

Berat, itu awalnya. Harus meninggalkan semua yang didapat. Meninggalkan dunia broadcast, meninggalkan dunia media, meninggalkan komunitas yang terlanjur diri dikenal di sana, meninggalkan teman-teman akrab, hanya demi satu tujuan, menarik diri kembali yang tarnyata menjadi alat tebar pesona, menjadi alat penggoda hati, menjadi alat centil.

Mulai membatasi, dan memang ya, harus ada pembatas bukan? Membatasi gerak agar tak berpotensi lagi menjadi fitnah, baik di dunia nyata, atau di dunia maya.

Mungkin, kita bisa menjaga hati sendiri, tapi kita tak kan pernah bisa menjamin, mampu menjaga hati orang lain juga.

Jadi, mari saling menjaga hati karenaNya. Karena boleh jadi ada maksiat tersembunyi pada setiap hal yang kita anggap baik. Dan parahnya jika itu melibatkan orang lain. Apalagi, jelas kita yang bukan mahram genit-genitan, meski di dunia maya, tapi tetap saja ketetapan pergaulan dalam Islam harus diaplikasikan.

Jangan lagi centil, genit, dan tebar pesona. Mari mulai belajar membatasi!

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Prof | Cloth Design
Moga KotaSantri.com bisa jadi situs Jejaring yang Populer n meng-Global! Amin!
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1341 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels