QS. Luqman:17 : "Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). "
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Gaza, Do'aku Untukmu
19 November 2012 pukul 10:00 WIB
Pahlawan yang Tertawan
13 November 2012 pukul 10:00 WIB
Hidup ini Perjalanan Spiritual
9 November 2012 pukul 11:00 WIB
Bisnis yang Dijamin Tidak Rugi
7 November 2012 pukul 09:00 WIB
Nepotisme
6 November 2012 pukul 13:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 24 November 2012 pukul 13:00 WIB

Istri di Mata Suami

Penulis : Jamil Azzaini

Kata-kata indah itu baru bermakna bila kita menjalankan dan merasakannya. Dulu saya tidak memahami mendalam makna kata, “Jika kamu berpikir bisa, pasti kamu bisa.” Saya paham kata-kata itu setelah punya banyak pengalaman mewujudkan impian-impian hidup yang oleh sebagian orang diyakini tidak mungkin.

Saya dulu juga tidak paham makna kalimat, “Di balik laki-laki yang sukses terdapat wanita yang hebat, yaitu istrinya.” Saya menyadari kata-kata itu setelah saya sering pergi ke berbagai tempat tanpa istri saya. Di dalam kamar hotel sendirian, itu sangat menyiksa, sulit tidur dan selalu terbayang wajah istri. Begitu pula, bila saya grogi dan tidak percaya diri ketika hendak tampil memberikan seminar atau training, telpon atau SMS dari istrilah yang membuat saya tenang.

Bagi orang Jawa, istri itu “garwo” sigare nyowo (separuh jiwa). Bagi saya, istri itu bukan hanya “garwo”, tetapi lebih dari itu, ia ibarat air. Tanpa air, kita tak bisa hidup, 70 persen lebih tubuh kita terdiri dari air. Begitu susunan air di tubuh kita rusak, maka rusak pula tubuh kita. Ia sangat penting dalam keberlangsungan hidup kita.

Istri juga partner dan mitra suami. Istri bukan staf apalagi pembantu kita. Sungguh hinalah lelaki yang menikahi wanita karena alasan agar ada yang mencuci atau memasak buat dirinya. Ia ada untuk menyempurnakan hidup kita. Ia ada agar hidup kita semakin “hidup”. Ia ada untuk mendampingi kita ke jalan yang diridhai-Nya. Ia mitra dalam mendidik, mengarahkan, dan mendampingi anak-anak agar kelak manjadi generasi yang SuksesMulia, hebat di dunia dan selamat di akhirat.

Istri juga ibarat “pakaian” buat kita. Dialah yang menghangatkan saat kita kedinginan. Dialah manusia yang rela menutupi kotoran-kotoran dan kelemahan dalam hidup kita. Dialah yang “mempercantik” penampilan kita. Tanpa pakaian, kita tak akan berani keluar rumah. Tanpa istri, kitapun bukan siapa-siapa.

Istri juga pengganti ibu. Usai kita lelah mencari nafkah, usai kita mendapat tepuk tangan dan apresiasi dari banyak orang, sesampainya di rumah kita perlu bermanja. Saat di rumah kita ingin seperti “anak bungsu”, dimanja, tidur di pangkuan, dibelai, dan dilayani seperti anak-anak balita. Itu semua hanya bisa dilakukan oleh istri kita.

Istri ada untuk dijaga. Istri ada untuk dimanja. Istri ada, untuk dimuliakan. Istri ada, untuk menjadi mitra mengumpulkan bekal bertemu dengan Sang Maha.

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mutiara | Swasta
Alhamdulillah, senangnya udah bisa bergabung dengan KotaSantri.com. Jazakumullah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1432 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels