QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
Alamat Akun
http://badri.kotasantri.com
Bergabung
24 April 2009 pukul 22:54 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Ustaz
Saya adalah makhluk Allah yang terlalu banyak dosa dan kesalahan.
syahlaniahmad@yahoo.co.id
syahlaniahmad@yahoo.co.id
syahlaniahmad@yahoo.co.id
Tulisan Moch.Badri Lainnya
Al-Aqidatul Haqq
21 Oktober 2009 pukul 18:11 WIB
Basic Instinc
26 September 2009 pukul 20:00 WIB
Life After Life
14 Juli 2009 pukul 18:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 12 April 2011 pukul 13:35 WIB

From Heaven to Heaven

Penulis : Moch.Badri Tamam

Semenjak Adam diciptakan dan ditempatkan di surga, semenjak itu pula kehidupan baru di mulai. Adam, makhluk Allah yang bernama manusia telah tercipta. Mahluk yang lain daripada yang lain, makhluk yang memiliki papa yang tidak dimiliki makhluk lain, sehingga membuat sang Iblis laknatullah "penasaran", siapakah Adam itu hingga Allah memerintahkan seluruh malaikat bersujud kepadanya? Di situlah sang iblis mengetahui, Adam mempunyai "kekurangan", yaitu hawa nafsu. Maka masuklah iblis ke dalam hawa nafsu Adam.

Adam menempati surga sebagai makhluk baru, makhluk yang berbeda, maka Adam merasa sendiri, merasa kesepian, tak ada makhluk sepertinya di surga, di situlah timbul keinginan Adam untuk mempunyai teman. Maka atas kehendak Allah, terciptalah Hawa yang diambil dari tulang rusuk Adam sendiri. Maka terjadilah pernikahan pertama yang dilakukan di surga.

Adam dan Hawa pun berbahagia di surga, tapi kebahagiaan itu harus ternoda setelah Adam dan Hawa memakan buah terlarang atas bujuk rayu sang iblis.

Mungkin kita bertanya, kok di surga ada buah terlarang? Jawabannya, karena itu sudah merupakan "rencana" Allah untuk memulai kehidupan di dunia. Mungkin kalau saja buah larangan itu tidak ada, atau Adam dan Hawa tidak terbujuk rayu iblis, kita sebagai anak cucunya tidak akan ada di sini, di dunia ini.

Sebagai anak cucu Adam, sebagaimana Adam sendiri, kita akan merasa sendiri bila tak ada teman, dalam suka tak bisa berbagi, dalam duka tak bisa bercurah hati. Akui saja, kita butuh seseorang yang menyayangi kita, memperhatikan kita. Pertanyaan yang muncul adalah, "Apa yang mendasari manusia hingga membutuhkan teman?" Jawabannya adalah CINTA.

Setiap manusia pasti dianugerahi cinta oleh Allah, cinta yang selama ini bisa membuat orang berubah, dari positif ke negatif, atau sebaliknya. Kita memiliki cinta, dan ketika orang yang dicintai pergi, kita akan merasa kehilangan, karena cinta kita telah dibawa pergi juga.

Di surga, Adam melakukan pernikahan pertama dan dilanjutkan anak cucunya di dunia, dan pernikahan akan kembali ke surga kelak. Aamiin...

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Moch.Badri Tamam sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

zaenudin | tutor
Memang Hebattt, bisa nambah ilmu juga sahabat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1559 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels