|
HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
|
|
|
http://imanyakin.modblog.com/ |
|
|
abisubhan |





Selasa, 15 Maret 2011 pukul 13:15 WIB
Penulis : Temmie Iswanto
Ahmad menemui Ishak. Tidak sebagaimana biasanya, Ishak tidak terlihat di pangkalan tukang ojek di gang sebelah masjid Hidayatus Salikin. Kawannya memberitahu bahwa dia ada di masjid.
Ketika Ahmad menanyakan kabarnya, Ishak menatapnya dengan pandangan hampa. Dia menjawab, "Motor saya disita." Suaranya lemah.
Ketika didesak, Ishak menjelaskan masalahnya. Sudah 5 bulan dia tidak membayar cicilan kredit sepeda motor. Katanya, ada saja keperluan mendadak yang menyita uang setorannya.
Hari ini Ahmad cuti. Dia mengajak Ishak untuk makan siang bersama. Di rumahnya, istrinya, Athikah, menghidangkan tomyam kung, sop khas Thailand. Rasanya, sedap sekali.
Subhanallah.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Temmie Iswanto sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.