|
Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Kamis, 2 April 2009 pukul 18:26 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Siang itu, di bawah teriknya panas matahari kota Metropolitan, kuberanikan diri untuk menghubungi seseorang yang begitu berarti bagiku. Ragu, begitulah awalnya. Tapi, akhirnya kuberanikan diri untuk men-dial nomor yang disimpan di hp bututku.
Beberapa saat berselang, terdengar jawaban dari seberang sana dan langsung menyapaku. Tapi, aku tak kuasa untuk bicara. Aku bingung untuk berkata. Tak terasa, air mataku menetes. Dan, aku pun mulai bicara dengan terbata-bata.
Ketika berbicara, kudengar lawan bicaraku pun berkata dengan terbata-bata. Entahlah, apakah dia merasakan apa yang sedang kurasakan atau tidak. Tapi, perbincangan siang itu, membuatku menjerit. Batinku pun menangis. Tak lama kemudian, pembicaraan pun ku akhiri.
Ada rasa sesal ketika aku mengutarakan hal tersebut. Tapi, dia harus tahu. Pun aku merasa malu, karena aku selalu merepotkannya. Aku belum pernah berbuat sesuatu yang bisa membuatnya bahagia dan tersenyum manis.
Dalam usiaku yang semakin bertambah, aku tak tahu kapan maut akan menjemput. Maka sebelum masa itu tiba, ingin rasanya aku memberikan yang terbaik untuknya, membahagiakannya, dan membuatnya tersenyum. Kabulkan, ya Rabb.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.