|
HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
|





Senin, 12 September 2011 pukul 14:00 WIB
Penulis : Febi Robianti
Kau lihatkah sepasang sayap,
milik siapa ini?
Ditinggalkan yang punya
di atas meja makan kita
Mau diapakan, ya?
Dimakan? Tidak mungkin!
Dipakai? Bagaimana caranya? Dijual? Memang ada yang mau beli?
Kenapa, ya?
Sepasang sayap ini ditinggalkan begitu saja
Kenapa, ya?
Pemiliknya tidak datang dan mencari
Kenapa, ya?
Apa yang punya ingin merubah identitasnya
Misal,
Yang tadinya sebagai: Makhluk Bersayap
Sekarang jadi: Makhluk Tanpa Sayap!
Yang tadinya bisa terbang
Sekarang ingin melata!
Apa dia ingin meminta sepasang sayapnya
diganti dengan kaki?
Kaki siapa?
Kakiku?
Enak saja!
Mana bisa sayap miliknya kupakai untuk jalan
Mana bisa kaki milikku dia pakai untuk terbang
Nanti, kalau aku ketemu dengan pemilik sayap itu
(tentu saja sebelum dia mati lemas kehabisan darah)
Aku akan tanyakan:
"Kenapa sayapmu ditinggalkan di meja makan kami?"
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Febi Robianti sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.