|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|





Senin, 4 Juli 2011 pukul 14:14 WIB
Penulis : Marsahid Agung S
kupijakkan kaki di sudut bumi
tuk dapat menggapaimu
sesuatu yang menakjubkan itu
meski kutahu takkan mudah menggapaimu
kulihat dirimu berkilau cemerlang
berbaris bersama bintang-bintang angkasa
tersenyumlah padaku, bidadariku
karena itu sangat berarti
sadarkah kau kusayangi
sadarkah kau kucintai
terbacakah niat tulus ini?
degup jantung kian terbisik
tiap gerak kecilmu meledakkan hatiku
percepat laju jantungku panas keringat dinginku
kadang kata tak berarti
diam bukan berarti tak ingin
kapankah aku bisa mengimbangimu?
kapankah aku bisa menaklukkan hidupmu?
sudahilah tinggimu agar ku bisa menggapaimu
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Marsahid Agung S sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.