QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Bakso Sarang Burung
12 Mei 2013 pukul 12:00 WIB
Mengenal Karakter Belajar Anak
11 Mei 2013 pukul 20:00 WIB
Isi Waktu Luang dengan Berbuat
30 April 2013 pukul 21:00 WIB
Nilai Cinta
23 April 2013 pukul 22:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Risalah

Rabu, 15 Mei 2013 pukul 10:30 WIB

Pilar Keberhasilan Tarbiyah

Penulis : Redaksi KSC

"Dialah (Allah) yang mengutus RasulNya dengan petunjuk dan agama yang benar, agar dimenangkanNya atas semua agama sekalipun orang-orang musyrik benci." (QS. Ash-Shaff : 9).

Ayat ini, memberikan pelajaran yang sangat jelas bagi setiap upaya pembinaan (tarbiyah) ummat. Mencakup pilar keberhasilan proses internal dalam tubuh ummat, baik yang bersifat ikhtiari maupun maknawi. Pada ayat itu pula, dicanangkan tujuan ideal dari tarbiyah, da'wah, dan jihad, yakni tegaknya nilai-nilai Ilahi di seluruh muka bumi ini. Serta, sunnatullah berupa ketentuan kekuatan reaksi balik atas upaya perbaikan tersebut, yakni berupa kekuatan yang akan melawan dan menghadang.

Ustadz Fathi Yakan, menyebutkan dua pilar keberhasilan tarbiyah berdasarkan pemahamannya atas ayat tersebut, ialah seorang murabbi yang handal, serta manhaj yang lurus. Dua hal ini, merupakan pilar internal, yakni sesuatu yang berlangsung dalam diri Ummat Islam sendiri.

Pilar pertama, murabbi yang handal, yang diteladankan oleh Rasulullah SAW, menjadi kunci keberhasilan proses tarbiyah. Keberadaan murabbi ini, selain melalui proses alami, yakni perjalanan waktu dan pengalaman, juga dapat diarahkan melalui proses pembinaan itu sendiri yang secara sengaja didesain dan diarahkan pembentukannya. Sebuah tarbiyah yang berhasil harus diusung oleh seorang murabbi yang handal pada setiap tingkatan dan tahapan prosesnya, dan juga harus mampu menghasilkan murabbi-murabbi yang handal lainnya. Regenerasi kepemimpinan dan keteladanan tidak boleh terhenti ataupun terputus. Estafeta da'wah, jihad, dan tarbiyah terus berlangsung tanpa terhenti, sekalipun adakalanya ia nampak melemah atau menguat. Namun, proses itu terus berlangsung.

Pilar keduanya adalah Islam, sebagai manhaj yang lurus. Dienul haq, demikian Allah menyebutkan Islam pada ayat di atas, yang berarti suatu sistem kehidupan yang benar dan lurus. Manhaj ini, adalah pilar kedua keberhasilan sebuah proses tarbiyah. Pilar ini pun merupakan sesuatu yang internal ada dalam Ummat Islam sendiri, dan merupakan sebuah pilar maknawi, yakni sebuah keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada Ummat Islam. Manhaj inilah yang akan memberikan landasan, nilai, dan makna dari seluruh aktifitas kehidupan. Di dalam tarbiyah, manhaj inilah yang menjadi sumber nilai pembinaan, sekaligus yang menjadi nilai-nilai yang ditanamkan dan ditumbuhkan.

Pilar ketiga, adalah keluhuran tujuan tarbiyah. Pada ayat di atas, digariskan bahwa tujuan diutusnya Rasulullah dengan membawa manhaj yang lurus ini, adalah agar Islam sebagai satu-satunya sistem kehidupan yang benar mengatasi sistem kehidupan lainnya. Hanya saja, menangnya Islam diatas sistem kehidupan yang lain, tidak selalu dimaknai sempit sebagai kemenangan teritorial yang dicapai melalui peperangan atau penaklukkan. Dzahirnya Islam, bisa pula dibuktikan melalui kebenaran Islam sebagai sistem kehidupan yang tercermin dalam kehidupan para pemeluknya. Kemenangan pun, bisa dicapai melalui kemuliaan akhlaq pribadi kaum muslimin, keindahan hidup dalam naungan Islam, dan seterusnya.

Tarbiyah, memiliki tujuan itu. Tahapan pertamanya, ia menanamkan dan menumbuhkan Islam dalam diri individu, kemudian bergulir mewarnai rumah tangga dan kehidupan keluarganya. Perlahan, keindahan dan kemulian itu melingkupi kehidupan masyarakat sekitarnya, dan akhirnya tertata dalam Ummat yang satu, kesatuan Ummat yang terhimpun dalam khilafah Islamiyah. Inilah tujuan agung yang menjadi pilar tarbiyah Islamiyah.

Pada sisi lain ayat, Allah SWT mengingatkan bahwa tujuan itu akan menimbulkan reaksi perlawanan dari kekuatan yang bertentangan. Bila tarbiyah menanamkan tauhid, jahiliyah menumbuhkan kemusyrikan. Tarbiyah menumbuhkan kemuliaan peradaban Islam, jahiliyah menyebarkan kehinaan peradaban. Demikianlah seterusnya, dalam setiap sisi kehidupan, kemuliaan tujuan tarbiyah akan menimbulkan reaksi berlawanan. Dalam bidang ekonomi, sosial, politik, dan perang opini (ghazwul fikri).

Tidak bisa tidak, di seluruh bidang itu kaum muslimin harus menumbuhkan kekuatannya, potensinya sendiri. Tarbiyah Islamiyah, harus mampu menggali seluruh potensi diri yang dimiliki kaum muslimin, sehingga setiap individu akan mampu berkiprah di bidang kehidupannya masing-masing. Keberhasilan tarbiyah, tidak bisa mengabaikan kekuatan-kekuatan negatif yang ada di sekelilingnya, namun tidak pula menjadikan kekuatan-kekuatan jahiliyah sebagai alasan terhentinya proses itu. Seluruh kekuatan itu, justru harus dikelola secara baik sehingga menjadi pemicu dan bahan bakar yang dapat menyemangati kaum muslimin, untuk lebih sungguh-sungguh dalam membina dirinya. Imunitas tarbiyah, menjadi salah satu pilar pula dalam keberhasilan pencapaian tujuan tarbiyah. Wallahu a'lam bishshawwab. [BKS]

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Saeful Arif | Dagang
Saya senang membaca di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1717 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels