HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Sosok Move On
17 Mei 2013 pukul 10:00 WIB
Godaan
12 Mei 2013 pukul 08:00 WIB
Buatlah Berita yang Positif
7 Mei 2013 pukul 23:30 WIB
Bicara itu Penting
6 Mei 2013 pukul 22:00 WIB
Mereka yang Berjasa
30 April 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 18 Mei 2013 pukul 08:30 WIB

Klathak University

Penulis : Jamil Azzaini

Salah satu kuliner khas Jogja adalah sate klathak. Karenanya, ketika pekan lalu saya ke Jogja untuk bertemu dengan para alumni Akademi Trainer dan Komunitas SuksesMulia, kami memilih tempat bertemu di warung sate klathak langganan kami. Sembari makan malam, kami berdiskusi dan berbagi ilmu. Di ruang training, mereka adalah murid saya, namun di tempat itu mereka adalah guru saya.

Malam itu, saya mendapatkan banyak ilmu dari Among Kurnia Ebo (alumni Trainer Bootcamp & Contest 6), saya sering memanggilnya mas Ebo. Sebagian ilmu yang saya dapatkan akan saya bagi pada tulisan edisi ini.

Pelajaran pertama yang saya dapat, cari modal itu gampang. Seorang ibu guru datang kepada mas Ebo, “Saya ingin usaha tapi gak punya modal.” Lelaki yang sering menggunakan topi ini menjawab, “Tuhan sudah memberi ibu modal, otak dan KTP. Caranya pergi ke toko laptop di kota ibu, beli laptop yang paling mahal dengan menunjukkan KTP ibu.”

Sampaikan ke yang punya toko, “Saya ingin beli laptop dengan cara kredit, setiap bulan saya angsur Rp 1.5 juta.” Singkat cerita, sang ibu membeli laptop dengan modal KTP seharga Rp 20 juta. Setelah transaksi, ibu guru itu menjual laptopnya dengan harga Rp 18 juta. Dari uang itulah ibu itu membuka kantin.

Setiap bulan rata-rata keuntungan bersih kantin ibu guru Wonosobo Rp 4.5 juta. Dari keuntungan itu, ia bisa mengangsur Rp 1.5 juta dan masih ada sisa Rp 3 juta setiap bulan. Ternyata seorang ibu guru bisa berbisnis hanya bermodal otak dan KTP. Mudah bukan?

Pelajaran kedua, jadilah sapi warna merah. Apa maksudnya? Apabila ada 100 sapi di satu tempat, bagaimana cara mengenalinya? Susah bila semua warna sapinya sama yaitu putih. Maka jadilah sapi warna merah agar mudah dikenali.

Aplikasinya dalam bisnis, carilah hal yang berbeda dalam bisnis Anda. Bisa dimulai dari yang sederhana. Misalnya, harga produknya buatlah yang unik, nasi rames harganya 15 milyar, kopi susu 5 milyar dan seterusnya. Kok mahal amat? Bukan milyar dalam arti yang sesungguhnya, itu hanya pengganti kata ribu, tetapi kata milyar sudah memberikan sensasi yang berbeda.

Masih banyak ilmu yang saya dapat dari mas Ebo dan teman-teman yang lain malam itu. Diantaranya mereka bisa pergi ke berbagai negara hanya menghabiskan dana puluhan ribu atau ratusan ribu rupiah. Bahkan, terkadang mereka pulang membawa keuntungan. Mereka terus berlomba bagaimana keliling dunia dengan biaya paling murah.

Malam itu, selain makan sate klathak saya mendapatkan banyak ilmu. Sungguh tak salah bila kami menyebut tempat kami makan malam di Jogja itu sebagai Klathak University. Sebab, banyak ilmu dan pelajaran yang bisa kami petik dari tempat sederhana itu. Mau gabung?

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Dede Wahyudin | Karyawan Swasta
Syukron... Akhirnya saya bisa menemukan media penyejuk hati. Saya senang sekali. Mudah-mudahan bisa menambah wawasan keislaman saya Aamiin. Keep istiqomah dan salam ukhuwah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2831 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels