Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
Dia mengendap-endap, kain hitam menutup wajahnya, sementara tudung jaket berwarna hitam senada menutupi kepalanya.
Tangannya meraba gagang belati yang terselip di pinggangnya. "Kini saatnya telah tiba," demikian terbersit dalam hatinya. … »»»