|
QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
|





Jum'at, 13 Desember 2013 pukul 20:00 WIB
Penulis : Rifki
Di dalam adegan sebuah film kartun, salah satu tokohnya mengucapkan kalimat yang kurang lebih seperti ini, “Tak penting dari mana pengetahuan itu kau dapat, yang terpenting adalah di mana pengetahuan itu kau terapkan.”
Perkataan itu diucapkan sang tokoh kepada temannya, karena dia melihat temannya itu tidak percaya diri, karena apa yang dilakukan temannya bukan murni hasil kreatifitas sendiri, melainkan hasil bimbingan dan ajaran orang lain.
Dalam hidup ini, kita sering mendapatkan pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan dan pengalaman itu bisa kita dapatkan ketika masih sekolah ataupun ketika kita menjalani hidup ini sehari-hari. Sadar atau tidak, ada sesuatu yang kita peroleh. Hanya saja kita tidak bisa selalu merasakannya, karena apa yang kita dapati itu mungkin kita anggap kecil, sesuatu yang remeh, dan kita menganggapnya tidak memilik nilai apa-apa.
Seandainya kita mau merenung sejenak, mungkin akan menemukan bahwa pengetahuan dan pengalaman yang kita anggap tidak bernilai itu, bisa jadi akan bernilai besar bagi orang lain. Sebagai contoh, kemampuan kita mengajarkan membaca dan menulis huruf hijaiyah akan sangat bernilai bagi orang-orang di sekitar kita yang tidak bisa membaca Al-Qur'an. Bila kemampuan itu kita bandingkan dengan orang-orang yang sudah hafizh Al-Qur'an, tentulah tidak ada apa-apanya.
Pengetahuan dan pengalaman itu akan sangat berguna apabila mampu mengubah orang yang semula tidak tahu menjadi tahu. Pengetahuan dan pengalaman itu akan sangat berguna apabila mampu mengubah orang yang selama ini lupa menjadi ingat. Selanjutnya, kita bisa menuju suatu keadaan yang lebih baik bersama-sama.
Sebuah hadits Rasulullah Shallallaahu alaihi Wasallam menyatakan, “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim no. 1893).
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifki sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.