HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Wudhu Batin
28 Mei 2013 pukul 22:22 WIB
Belimbing Bersujud
26 Mei 2013 pukul 10:00 WIB
Muslimah Harus Tegar dalam Berdakwah
23 Mei 2013 pukul 21:00 WIB
Joel Underwood : Mengagumi Al-Qur'an
16 Mei 2013 pukul 16:00 WIB
Pilar Keberhasilan Tarbiyah
15 Mei 2013 pukul 10:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 31 Mei 2013 pukul 22:00 WIB

Kesulitan sebagai Penebus Dosa

Penulis : Redaksi KSC

Kesulitan itu bisa beragam bentuk dan macamnya. Ada kalanya berupa kematian, sakit, kemiskinan, kegagalan, kekecewaan, dan sebagainya. Semuanya itu berfungsi sebagai penebus dosa untuk mukminin. Tentunya untuk mendapatkan penebusan dosa itu harus menyertakan kesabaran dalam menghadapinya. Penyerahan diri yang tulus kepada Allah dan ridha dalam menerimanya.

Imam Syafi'i mengajarkan nilai-nilai ini dalam untaian bait syairnya, "Biar hari-hari berbuat semuanya. Dan buatlah hari ini rela ketika taqdir ini tiba. Jangan gelisah dengan kelamnya malam. Karena peristiwa dunia ini tidak ada yang abadi."

Tidak ada manusia yang tak berdosa. Sangat banyak kekhilafan yang pernah kita lakukan. Kita sangat butuh ampunan Allah. Dan kita khawatir akan datangnya hari perhitungan amal. Apakah jadinya, kalau kebaikan kita ditimbang dengan kejahatan. Kita masih sangat cemas, jangan-jangan amal kejahatan kita masih lebih berat. Mungkin saja amal kebajikan kita banyak. Tetapi siapakah yang bisa menjamin ada satu di antara sekian banyak yang diterima oleh Allah.

Dengan demikian, kalau kesulitan menindih kita, selain sabar, cobalah menyisipkan rasa syukur. Semoga dengan kesulitan itu, Allah berkenan menghapus dosa-dosa yang telah lalu.

Ada sebagian orang yang harus terbaring di tempat tidur bertahun-tahun lamanya berjuang melawan penyakit. Sebelum akhirnya ia harus mengakhiri hidupnya. Kalau dia seorang mukmin, harga mahal yang telah dia bayar akan membuatnya mudah menghembuskan nafas yang terakhir. Allah telah mencuci dosanya dengan penyakit yang menggerogotinya. Agar kelak menghadap Allah dalam keadaan suci kembali. Karena tidak ada yang selamat, kecuali mereka yang menghadap Allah dengan hati yang suci.

Kesulitan ibarat bara api yang membakar dosa. Untuk membakar dosa yang besar, diperlukan bara api yang besar. Maka, anggaplah wajar kalau kesulitan bertubi-tubi. Tuduhlah diri sendiri dan instrospeksi harus terus dilakukan.

Referensi : Tarbawi

Abu Luthfi Ar-Rasyid # Dimuat Ulang dari Arsip KSC # 05-03-2008

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mundzakir | Teknisi Printer
Wah, udah beberapa tahun ane gak masuk KSC, sampe lupa account lama, akhirnya buat lagi. Tapi sekarang fasilitasnya dahsyat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1977 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels