QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://febrian.kotasantri.com
Bergabung
28 Maret 2011 pukul 00:07 WIB
Domisili
Surabaya - Jawa Timur
Pekerjaan
Mahasiswa
http://febrianhadi.wordpress
febrianhadi
http://facebook.com/Febrian Hadi Santoso
http://twitter.com/febrianhadi
Tulisan Febrian Lainnya
Hujan Itu ...
27 Februari 2012 pukul 13:00 WIB
Witing Tresno Jalaran Soko Kulino
24 Februari 2012 pukul 11:11 WIB
Belajar dari Proses
16 Februari 2012 pukul 09:30 WIB
Kekuatan Mimpi
30 Oktober 2011 pukul 13:00 WIB
"Surat untuk Sahabat"
7 April 2011 pukul 10:10 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 6 Maret 2012 pukul 13:00 WIB

Hati Berkata pada Mata

Penulis : Febrian Hadi Santoso

Mata adalah penuntun dan hati adalah pendorong dan penuntut. Yang pertama memiliki kenikmatan pandangan dan yang kedua memiliki kenikmatan pencapaian. Dalam dunia nafsu, keduanya merupakan sekutu yang mesra dan jika terpuruk ke dalam kesulitan dan keduanya besekutu dalam cobaan, maka masing-masing akan mencela dan mencaci.

Suatu hari hati berkata pada mata, "Kaulah yang telah menyeretku kepada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan karena aku mengikutimu beberapa saat saja. Kau lemparkan kerlingan matamu ke taman itu, kau mencari kesembuhan dari kebun yang tidak sehat, dan kau salahi firman Allah, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya,’ kau juga salahi sabda Rasulmu."

"Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah Iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada Allah azza wa jalla, maka Allah memberi balasan iman kepadanya, yang akan didapati kelezatannya di dalam hatinya." (HR. Ahmad).

Lalu adakah orang yang lebih tercela daripada yang terkena panah beracun? Apakah engkau tidak tahu bahwa tidak ada yang lebih berbahaya bagi manusia selain dari mata dan lidah? Tidak ada kerusakan yang lebih banyak daripada kerusakan yang diakibatkkan oleh mata dan lidah. Berapa banyak kebinasaan yang disebabkan mata dan lidah? Barangsiapa yang ingin hidup bahagia dan terpuji, maka hendaklah dia menahan ujung pandangan matanya dan lidahya, agar dia selamat dari bahaya karena mata menyimpan kelebihan pandangan dan lidah menyimpan kelebihan bicara.

Seorang penyair berkata,
"Wahai kedua mata, kau nikmati pandangan
lalu kau susupkan kepahitan dalam hati
jangan lagi ganggu hati ini
berbuat lalim dengan sekali tebasan."

http://febrianhadi.wordpress

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Febrian Hadi Santoso sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mundzakir | Teknisi Printer
Wah, udah beberapa tahun ane gak masuk KSC, sampe lupa account lama, akhirnya buat lagi. Tapi sekarang fasilitasnya dahsyat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1289 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels