|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Jum'at, 17 Februari 2012 pukul 13:00 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Terlihat kukuh di luar, semoga kukuh juga di dalam. Terlihat tabah di luar, semoga memang tabah dari dalam. Karena begitu kepribadian Nabi SAW dan para sahabat. Mereka tak pernah berkamuflase dengan jiwa-jiwanya. Jika tabah dari luar tapi cengeng di dalam, berarti ada yang harus diperbaiki, berarti memang lebih butuh banyak tempaan.
Menjadilah muslim. Jalani hidup tanpa keluh. Meski sedih dan segala rasa tidak nyaman menyilih ganti rasa, tetap bahagia dalam sabar dan syukur.
Menjadilah muslim. Detailkan segala kebaikan. Mewajibkan diri menjadi pribadi bermakna; pribadi, yang menjadi pusaran-pusaran kebaikan, minimal untuk orang-orang di sekitarnya.
Menjadilah muslim. Tak kenal istilah putus asa. Sebab jaminan janjiNya adalah harga mati keraguan. Optimis dan bersemangat, di pusaran urusan pribadi dan luar lingkar pribadinya.
Menjadilah muslim.
Menjadilah manusia yang berbakti kepada Rabbnya.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.