Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
Alamat Akun
http://h-akbar.kotasantri.com
Bergabung
28 Agustus 2011 pukul 10:56 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
Saya adalah manusia biasa. Senang membaca. Tertarik dengan kajian agama.
http://arrafiiyah-arrafiiyah.blogspot.com
http://facebook.com/profile.php?id=100000493450379
http://twitter.com//#!/akbararrafiiyah
Tulisan H. Lainnya
Perilaku Jalalah
24 September 2011 pukul 12:00 WIB
Hilary Saunders : Aku Bahagia dalam Islam
22 September 2011 pukul 18:00 WIB
Kembali ke Rumah
15 September 2011 pukul 13:30 WIB
Keluarga Sakinah Dibangun Sejak Pra Nikah
10 September 2011 pukul 13:00 WIB
Menyempurnakan Puasa Ramadhan
7 September 2011 pukul 11:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 27 September 2011 pukul 11:45 WIB

Rejeki Beakeun Ku Hayam

Penulis : H. Akbar

"Sesungguhnya pada binatang ternak itu ada pelajaran bagimu." (QS An-Nahl : 66).

Ayam? Ya, ayam. Ada apa dengan ayam? Doyan kawin ke siapapun, termasuk ke 'mamahnya' sendiri? Ya, namanya juga ayam. Suka sesumbar sesudah melakukan kebajikan (bertelur) tidak perlu diikuti. Suka berantem dengan sesama teman, ya jangan ditiru. Semua itu mungkin bagian dari sisi-sisi buruk perilaku ayam. Bukan itu yang ingin saya sampaikan.

Ayam, selain sebagai salah satu sumber protein hewani yang akrab dengan lidah kita, beberapa kebiasaannya juga telah memberikan pembelajaran bagi manusia. Kita lihat :

1. Kalau masuk kandang tidak pernah ribut. Bandingkan dengan kita yang masih suka gaduh kalau masuk ke ruang pertemuan, majelis ta'lim, bahkan di rumah ibadah sekalipun.

2. Selalu bangun tengah malam. Kalau bangun malam, ayam selalu membangunkan teman-temannya yang lain sehingga suasana malam hari menjadi hidup. Dahulu, apabila Nabi SAW mendengar suara kokok ayam di tengah malam, beliau terbangun, lalu menyambung kokok ayam itu dan menyerukannya kepada manusia dengan bahasa mereka. Nabi SAW selalu membangunkan keluarganya agar mereka berperan serta meraih saat yang baik itu.

3. Allah SWT berfirman : فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلَوةُ فَانْتَشِرُوأ فِى اْلاَرْضِ "Apabila shalat sudah ditunaikan, bertebaranlah kalian di muka bumi." Esensi ayat ini menunjukkan bahwa selesai melaksanakan ibadah, kita diperintahkan untuk mencari karunia Allah, bukan bermalas-malasan. Tidak ada ayam yang tidur lagi setelah shubuh. Mereka sibuk mencari makan. Begitu giatnya mencari rejeki pada saat matahari terbit, ayam pulang dengan perut kenyang.

Bagaimana dengan kita? Hilangkan kebiasaan tidur lagi setelah shalat shubuh. Cari rejeki dengan penuh semangat sesuai dengan bingkai agama. Kalau kita terlena dengan yang satu ini, bisa jadi ungkapan orangtua yang mengatakan, "REJEKI BEAKEUN KU HAYAM" akan kita alami.

http://arrafiiyah-arrafiiyah.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan H. Akbar sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

salman dikz | Karyawan
KotaSantri.com... Ya Allah, kereeeen. Tooop daaaaah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1126 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels