|
Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
|
|
|
johari_wianto@yahoo.com |

Selasa, 4 Januari 2011 pukul 17:50 WIB
Penulis : Johari Wianto
Manusia terkadang bahkan sering secara sadar atau tidak menempatkan diri sebagai penguasa segala-galanya, bahwasannya apa yang diinginkanya harus tercapai, bahwasannya apa yang diinginkanya harus termiliki. Terlupa bahwa sesungguhnya segala sesuatu itu sudah ada yang mengatur. Dengan kata lain sudah ada takdirnya.
Tapi bukan berarti manusia tidak boleh mempunyai keinginan. Kita sebagai manusia hanyalah diwajibkan untuk berusaha, tetapi tidak diwajibkan untuk berhasil. Dan usaha itu harus dilakukan dengan cara-cara yang diridhai Allah.
Luruskan niat, sempurnakan ikhtiar, dan hasilnya kita serahkan kepada yang Maha Menakdirkan. Hanya itu yang dapat manusia lakukan. Selanjutny,a apa yang Tuhan beri nantinya, itu yang terbaik untuk kita dan kita ridhai saja ketentuan-Nya (tidak ridha juga ketentuan itu tetap terjadi), karena Tuhan memberi apa yang kita butuhkan, bukan memberi apa yang kita inginkan, karena belum tentu yang kita inginkan itu berakibat baik untuk kita.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Johari Wianto sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.