QS. Muhammad : 7 : "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. "
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Tugasku Hanya Merunut dan Nurut
23 September 2010 pukul 18:25 WIB
Bukan Matahari Bila Tak Menyinari
19 September 2010 pukul 17:00 WIB
Amanah Kefitrahan
10 September 2010 pukul 21:41 WIB
(Muhasabah Cintaku)
9 September 2010 pukul 17:00 WIB
Rasa Ini, Meluruhlah
6 September 2010 pukul 19:25 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 28 September 2010 pukul 18:33 WIB

Titik Permulaan

Penulis : Rifatul Farida

Dan cerita di ujung senja kemarin, memadukan setiap rasa menjadi pusaran-pusaran gerak. Maka berhentilah di malam harinya, sebab fajar pasti datang, menyuguhkan kembali bentangan waktu, menghidupkan kembali kedinamisan hidup, mewajibkan kita untuk tetap bergerak.

Sungguh, demi waktu fajar apabila menyingsing, setiap jiwa pasti akan dimintai pertanggungjawaban, atas setiap apa yang pernah dilakukannya. Betapa hari itu, ketika semua urusan dihadapakan pada Rabbul Izzati, ketika timbangan amal ditegakkan, maka tak ada sedikit pun celah kesempatan dan alasan untuk mengelak.

Dan jiwa ini, yang ambivalensinya sering timpang, rasanya dalam saat-saat sekarang ini, tak punya catatan memuaskan, terlebih mengagumkan, pada setiap apa yang harus dipertanggungjawabkan atas semua gejolak gerak dan letupan keinginan. Karena setelah sekian lama, masih saja kisruh menyambangi laku diri, masih saja nafsu terteter dikendalikan, masih saja kebaikan terbata dieja.

Melihat kembali tentang hakikat kehidupan, yang sebenarnya sudah dimengerti kedalamannya namun sering terapung di permukaannya, karena mungkin hanya mengurusi masalah sebenarnya bernilai sepele namun begitu terasa penting, yang sebenarnya mudah namun sering dibuat rumit, yang sebenarnya bermassa ringan namun dipanggul berat.

Maka di waktu fajar ini, titik permulaan kembali dimulai. Hari ini adalah hari ini, bukanlah mengulang hari kemarin dan tak kan pernah datang lagi hari yang sama di masa yang akan datang, kecuali kelak ketika meminta pertanggungjawaban atas semua hal yang pernah terlakukan. Itulah mengapa sebabnya tak ada namanya ulang tahun dalam penghitungan usia kehidupan setiap jiwa, kecuali tak lain itu hanyalah kamuflase dan budaya yang dicipta oleh sebagian golongan manusia.

Ini, adalah hari yang kesekian dalam usia kehidupan. Maka pertanyaannya kemudian, setelah mengalami berbagai hal dan rasa, akankah kisah di masa lalu menjadi pelajaran? Hingga tak kan terulang lagi kesalahan yang sama, hingga mampu menjadikannya lebih baik dari hari sebelumnya, dan semakin baik dari hari ke hari.

Semoga saja, hari ini menjadi hari yang penuh keberkahan, dalam rengkuhan ridhaNya. Aamiin

***

RF_Memulai hari lagi.

http://rifarida.multiply.com

Suka
Nisya Anisya, achmad abdul ghofur, dan Mujahid Alamaya menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Ida Jubaidah | Guru
Terima kasih sudah diundang untuk memasuki KotaSantri.com. Blom apa-apa juga, perasaan mah udah betah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2168 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels