|
Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
|
|
|
http://tetapbersyukur.wordpress.com |
|
yudi_aja56@yahoo.co.id |
|
mas.yudiii |
|
http://facebook.com/Wahyudi Yusuf |

Jum'at, 6 Agustus 2010 pukul 17:10 WIB
Penulis : Wahyudi
Cobaan yang berupa kesulitan atau bencana memang membuat kita sedih. Namun di balik semua itu, tersimpan nikmat yang luar biasa.
Bukankah ikhlas dalam menerima cobaan itu adalah nikmat, bukankah sabar dalam menerima cobaan itu adalah nikmat, bukankah di dalam kesabaran terdapat kabar gembira?
"Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu)orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan, 'Innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun'." (QS. 2 : 155-156).
Dan bukankah pertolongan Allah melalui tangan sahabat-sahabat kita yang ikhlas itu juga suatu nikmat?
Begitu indahnya, ketika kita saling tolong-menolong dengan landasan keikhlasan. Begitu indahnya ketika ada salah satu sahabat kita yang terkena musibah, kita saling membantu dalam kebersamaan. Itulah salah satu manfaat yang kita petik dari ukhuwah, silaturrahiim yang dilandasi dengan keikhlasan dan tentunya dalam koridor yang sama, yaitu ketakwaan kepada Allah dan dengan satu tujuan, yaitu keridhaan Allah.
Jangan khawatir, musibah yang menimpa kita, jika kita ikhlash, sabar, ikhtiar, dan ukhuwah terjalin kuat, maka Cobaan itu akan Berbuah Kenikmatan.
Maka dari itu, kita eratkan ukhuwah,silaturrahiim dengan ikhlas, dalam ketakwaan dan satu tujuan, keridhaan Allah.
http://tetapbersyukur.wordpress.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Wahyudi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.