HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Tahukah Kau Tentang Mawar?
31 Desember 2009 pukul 18:20 WIB
Justru
22 Desember 2009 pukul 18:11 WIB
Untukmu dan JanjiNya
17 Desember 2009 pukul 18:00 WIB
Senyumku Tertahan (Lagi)
3 Desember 2009 pukul 17:25 WIB
Menepikan Keinginan Selera Pribadi
19 November 2009 pukul 17:45 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 5 Januari 2010 pukul 18:50 WIB

Melecut Pribadi

Penulis : Rifatul Farida

Tentang satu hal yang barangkali tak pernah ingin kau ketahui. Bahwa hidup tak selalu mengiyakan apa yang engkau inginkan. Tentang hari esok yang telah usai sebelum datang. Dan tak pernah ada yang tahu seberapa hidupmu hampa kecuali dirimu saat ini.

Pada kenyataannya, memang hidup tak selalu menyenangkan. Namun betapa luar biasanya ketika engkau mampu mengubah setiap hal yang tidak menyenangkan menjadi energi positif melecut pribadimu untuk lebih baik lagi. Itupun jika kau memang menginginkan kebaikan dalam hidupmu. Namun bagaimana mungkin kau menginginkannya jika kau sendiri tak memahami apa itu kebaikan?

Mungkin ia telah datang dalam wujud yang tak kau sukai. Dan sia-sialah pencarianmu jika memang demikian adanya. Maka, tak ada pilihan lain kecuali engkau belajar tentang apa itu kebaikan. Karena di situlah mula mengarahkan hidup menuju arah positif.

Setiap kita mempunyai kesempatan dan potensi. Namun tak setiap kita cukup tahu bagaimana memperlakukan hal itu. Sementara jelas, hidup hanya sekali dan teramat singkat.

Kita, yang telah diciptakanNya sebagai sebaik-baik penciptaan. Tak inginkah berucap serius meski hanya dalam hati, bahwa akan menyelesaikan perjalanan hidup ini dengan sebaik baiknya. Tidak hanya menapak pada jalan yang lurus, namun juga memberi arti dalam sebaik-baik pemaknaan hidup.

Inilah hidup, sarat konsekuensi dalam setiap pergerakannya.

***

* Tuk "adikku", kewajibanku hanya memberi pertimbangan. Keputusan tetap ada di tanganmu.

http://rifarida.multiply.com

Suka
salsabila menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

salman dikz | Karyawan
KotaSantri.com... Ya Allah, kereeeen. Tooop daaaaah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1472 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels