HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Tawazun dalam Keteraturan Gerak
19 Agustus 2009 pukul 15:00 WIB
Meraba Ketulusan, Adakah Bagian yang Hilang?
17 Agustus 2009 pukul 18:00 WIB
Sambut Ramadhan
14 Agustus 2009 pukul 20:00 WIB
Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslimah!
13 Agustus 2009 pukul 19:21 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 25 Agustus 2009 pukul 18:00 WIB

Mengistirahatkan Jiwa

Penulis : Rifatul Farida

Mengistirahatkan jiwa ini, tuk laju lagi melesat. Segarkan naluri dan nurani. Dalam hening biarlah dzikir membisik. Tundukkan kepongahan diri, pada gurat-gurat laku yang pernah tercipta. Menata ulang setiap letak niatan hati, menempatkannya pada sekeping kayakinan tentang muara ridha dan pertolonganNya.

Ada yang ingin sejenak bersandar, merebahkan kepasrahan lewat pucuk-pucuk ikhtiar. Agar tak ada lagi rasa takut melangkah, merunut takdir yang tak jarang meletupkan emosi hati. Kala kesadaran menghempas keraguan yang bebas menelusup dalam jiwa, dan seulas senyum pun merekah bahagia, hadirkan keyakinan akan jaminan serta janjiNya.

Masih dalam hening, ketika lirih nurani menggetarkan irama dari bagian rasa yang melembutkan kalbu. Merukukkan ego ini, menyujudkan nafsu ini. Lunglai bersimpuh melepas lelah dan beban jiwa. Bebaskan segala spekulasi hari esok dalam hitung-hitungan logika akal.

Tentang jiwa ini, yang sering menggejolak tanpa tahu nadanya. Sementara tiap bulir mahabbah lahir dari irama jiwa yang seharusnya mengalunkan simfoni indah nan lembut dalam ketenangan dan keteraturan gerak. Agar mahabbah itu mampu menghidupkan, menuluskan, mempercayakan, memasrahkan, dan akhirnya membagiakan dalam raut keceriaan.

Mengistirahatkan jiwa ini, dalam muhasabah biarlah semuanya bermula di sini kembali. Di niatan yang mentawadhu’kan laku, di kepasrahan yang percaya kebaikkan setiap takdirNya, di bagian rasa yang melembutkan kalbu.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Fariz Aziz | Mahasiswa
Alhamdulillah KotaSantri.com masih ada. Udah 2 tahun nich gak browsing web ini.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2013 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels