HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Tak jarang bibir ini mengucapkan hal-hal yang bersifat keluhan, keputusasaan, bahkan pertanyaan kepada Allah atas apa yang terjadi. Padahal, bila saja mata ini mau terbuka lebih lebar lagi, masih banyak … »»»