QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://aarei.kotasantri.com
Bergabung
12 Juni 2009 pukul 22:58 WIB
Domisili
surabaya - jawa timur
Pekerjaan
kuliah,web developer
Tulisan Reiza Lainnya
Pemain Hati
21 Juli 2010 pukul 21:41 WIB
Tidur dalam Kematian
2 Juni 2010 pukul 20:45 WIB
Rupaku dalam Cermin
12 Mei 2010 pukul 20:13 WIB
Tips Memasak yang Sehat
9 Mei 2010 pukul 20:30 WIB
Gemuruh Sang Ruh
14 April 2010 pukul 20:25 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 23 Juni 2011 pukul 14:00 WIB

Jilbaber Nyasar di Konser Musik

Penulis : reiza

"Duk cek... Duk cek... Duk cek..." Suara drum membahana, di saat vokalis menyenandungkan nada, ramai sorak penonton. Banyak juga di baris pertahanan terdepan para jilbaber bersorak ramai. Para jilbaber pun ikut menyanyikan lagu melow sambil melambaikan tangan.

Dari atas bertutup rapi sampai ke sekitar pundak, lalu lho kok? Eh, lho kok semakin ke bawah semakin menyempit? Jilbaber pada umumnya,
dari kepala tertutup rapi, sampai ke bawah semakin melebar, hingga bagian kaki semakin melebar. Tapi di garis pertahanan terdepan konser itu, ada makhluk aneh yang membuat orang lain geleng-geleng. Tubuh tertutup kostum ketat, ada juga yang memakai potongan lengan pendek.

Lalu semakin ke bawah terlihat belahan kaki yang menandakan
memakai celana, belum lagi yang ketatnya minta ampun. Saya pun bingung, apa hanya bagian kepalanya saja ya yang dimasukkan surga? Entah mengapa begitu? Ngaji di mana para jilbaber itu?

Hmm... Tapi jangan dicerca jangan dihina, daripada tak berjilbab sama sekali. Jangan juga dianggap salah, mungkin potongan dalil bagian tubuh ke bawah lupa dibaca dan dipahami, atau mungkin waktu ngaji masih bersambung, pekan depan bahasan mengenai pakaian bagian bawahnya. Yang jelas, itulah lahan dakwah kita.

Miris sekali melihat fenomena jilbaber seperti itu. Sudah saatnya kita bertindak untuk mendekati dan mengajak mereka memahami makna jilbab sebenarnya. Jilbab yang bukan hanya sekedar pakaian atau mode, tetapi sekaligus sebagai jilbab hati atau akhlak.

"Wahai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan istri orang-orang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal dan tidak diganggu orang. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab : 59).

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan reiza sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Fay Ahmed | Blogger
Senang sekali baca-baca di KotaSantri.com. Nambah pengalaman religius.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1322 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels