HR. Bukhari : "Berhati-hatilah dengan buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh."
Alamat Akun
http://mariam.kotasantri.com
Bergabung
19 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Government Employees
simple...simple dan simple ^_^
http://mariam008.multiply.com
mariam@kotasantri.net
mariam@kotasantri.net
mary_oq07
email_aq07@yahoo.com
Tulisan Mariam Lainnya
Arti Nilai Dirimu
28 Mei 2009 pukul 16:09 WIB
Biasnya Arti Cantik
7 Mei 2009 pukul 21:14 WIB
Makin Tua Makin Menjadi
25 April 2009 pukul 19:13 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 24 September 2009 pukul 19:35 WIB

Tidak Bersolek Bila Keluar Rumah

Penulis : Mariam Komalawati

"Wanita-wanita yang gemar minta cerai dan wanita-wanita pesolek (di luar rumah) adalah wanita-wanita munafik." (HR. Abu Nu'aim).

Maksud hadits ini ialah perempuan yang suka bersolek ketika ke luar rumah adalah perempuan munafik. Orang munafik perkataannya tidak dapat dipercaya, janjinya tidak dapat dipegang, dan kejujurannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, perempuan yang suka bersolek ketika keluar rumah berarti memiliki sifat-sifat buruk.

Sifat perempuan dalam menampilkan dirinya bermacam-macam. Ada perempuan yang suka bersolek, memoles dirinya dengan baik, sehingga terlihat cantik dan kekurangannya tertutupi. Tindakannya bertujuan menawan hati orang lain, terutama lawan jenisnya. Perempuan seperti ini disebut munafik, karena selalu berpura-pura dalam menampilkan dirinya dan menyembunyikan keadaan yang sesungguhnya.

Selain itu, ada perempuan yang tampil apa adanya dan tidak mau mengenakan berbagai macam alat kecantikan. Ia selalu menampakkan dirinya dengan polos, tetapi memperlihatkan budi pekerti yang baik dan akhlak yang terpuji. Ia berpakaian sederhana dan bersikap apa adanya. Perempuan seperti ini lebih mengutamakan kecantikan dan keindahan batin daripada keindahan lahirnya.

Di antara dua sifat perempuan tersebut, perempuan yang tampil apa adanya, polos, dan sederhana itulah yang berakhlak baik. Perempuan seperti inilah yang seharusnya menjadi pilihan laki-laki beriman untuk dijadikan istri. Ia dapat diharapkan untuk bersama-sama membangun rumah tangga yang penuh kedamaian, kecerian, kasih sayang, dan kebahagian.

Istri yang bersolek ketika ke luar rumah termasuk wanita munafik, karena ia berusaha terlihat cantik di mata orang lain, bukan di hadapan suaminya. Tindakannya membuat hati suami selalu dibayangi kebimbangan. Suami menjadi selalu khawatir kalau-kalau istrinya tidak dapat menjaga diri dari rayuan laki-laki lain atau bercengkerama dengan laki-laki lain ketika suami tidak di rumah. Ia juga bimbang bila memberi uang belanja, karena mungkin sekali istri menghamburkannya di luar pengetahuan suami. Ia juga sulit mempercayai apa yang dibicarakan istrinya. Kebimbangan ini tentu dapat mengganggu ketenteraman dalam rumah tangga, bahkan dapat memicu pertengkaran.

Istri pesolek dapat menimbulkan beban psikologis bagi suami. Kegemarannya bersolek bila ke luar rumah dapat mengundang selera laki-laki lain terhadap dirinya. Hal itu tentu akan menimbulkan salah paham dengan suaminya. Suami akan merasa curiga setiap saat, sehingga timbul pertengkaran dalam rumah tangga.

Selain beban psikologis, istri pesolek juga akan menimbulkan banyak problem bagi suami, karena kegemarannya bersolek menyebabkan suami harus mengeluarkan banyak uang. Hal ini tentu akan membebani suami, terutama bila pendapatan suami hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Karena begitu besarnya kendala beristri perempuan pesolek, seorang lelaki hendaklah lebih dahulu meneliti dan mencermati calon istrinya. Jika ternyata dia seorang yang benar-benar gemar bersolek, bahkan biasa bersolek sejak kecil, hendaklah ia mempertimbangkan dengan seksama, apakah hal itu akan menimbulkan malapetaka bagi dirinya kelak atau tidak. Jika kegemarannya bersolek bukan kebiasaaan sejak kecil, melainkan sekadar pengaruh teman dan ada harapan untuk diperbaiki, ia harus tetap mempertimbangkan pemilihannya, sebab boleh jadi pengaruh temannya akan menjadi kebiasaan. Ia harus benar-benar bersikap objektif dalam menilai kemampuannya mengayomi perempuan tersebut. Langkah terbaik adalah mendasarkan pilihannya sesuai dengan tuntunan syari'at Islam supaya tidak menyesal.

Untuk mengetahui apakah calon istri pesolek atau bukan, dengan mudah dapat dilihat dari penampilannya sehari-hari. Bila menampilkan diri secara polos dan sederhana walaupun sebenarnya dia berkecukupan, wanita seperti ini tidak termasuk pesolek. Akan tetapi, jika ia tampil hanya karena keadaan ekonominya lemah, hal ini perlu dipertimbangkan dan diselidiki lebih jauh. Kita perlu meneliti lebih jauh penampilannya pada saat tertentu, misalnya pada saat menghadiri acara pesta pernikahan, acara wisuda, dan lain-lain. Apakah tetap tampil apa adanya atau bersolek di luar kebiasaan.

Ringkasnya, setiap laki-laki hendaklah memperhatikan masalah ini dengan seksama agar kelak tidak menyesal dalam membina rumah tangga dengan perempuan yang didambakannya. Hal ini perlu dilakukan jika ia menghendaki rumah tangga yang dipenuhi dengan keharmonisan, kemesraan, dan kebahagiaan. Ia hendaklah berhati-hati agar tidak memilih perempuan yang gemar bersolek bila ke luar rumah.

Referensi : 20 Petunjuk Memilih Istri, oleh Drs. Muhammad Thalib, penerbit Irsyad Baitus Salam.

http://mariam008.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mariam Komalawati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Saeful Arif | Dagang
Saya senang membaca di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1505 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels