Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Musibah atau Ujian
23 Januari 2013 pukul 12:00 WIB
Kara Allouzi : Islam Memiliki Banyak Keindahan
10 Januari 2013 pukul 15:00 WIB
Siapa Paling Jelek?
8 Januari 2013 pukul 14:00 WIB
Sore itu Batinku Menjerit
6 Januari 2013 pukul 11:00 WIB
Inner Beauty
3 Januari 2013 pukul 14:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 26 Januari 2013 pukul 12:00 WIB

Memelihara Keutuhan Rumah Tangga

Penulis : Redaksi KSC

Membangun bangsa harus diawali dengan membangun rumah tangga. Rumah tangga yang sakinah adalah rumah tangga yang didalamnya penuh dengan nilai-nilai keimanan. Untuk mewujudkannya, tak lepas dari pemeliharaan. Karena sudah sunnatullah sesuatu yang tidak dirawat atau tidak dipelihara, akan cepat usang, rusak.

Alangkah beruntungnya seseorang yang menjadikan rumah tangga sarat dengan ilmu dan tujuan. Ilmu yang disertai dengan amal yang nyata dan tujuan yang kaya dengan nilai penghambaan kepada Allah SWT. Dengan begitu, rumah tangga dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada sang Khalik, memberikan keteladanan, dan memperkaya nilai manfaat.

Adapun rumus untuk memelihara rumah tangga dapat kita kenal dengan 7 M, yaitu Mengenal, Memahami, Memaklumi, Memaafkan, Menghargai, Memuliakan, dan Mendo'akan. Langkah awal yang harus ditempuh dengan sikap mengenal. Mengenal akan potensi, bakat, kekurangan maupun kelebihan pasangan. Dengan mengenal potensi masing-masing, maka akan terlahir sikap memahami. Paham akan perbedaan, dan paham akan keinginan.

Rumus selanjutnya memaafkan. Sikap ini teramat diperlukan. Karena tak sedikit rumah tangga yang kandas karena tidak mampu mengatur. Hal ini biasanya, dampak dari besarnya ego pasangan yang sama-sama tidak mau mengalah. Jika kita bisa memaafkan setiap kesalahan maka yang ada sikap untuk senantiasa mengingat kebaikan. Dari sikap tersebut akan terlahir sikap saling menghargai dan memuliakan.

Satu hal yang teramat penting, bahkan menjadi kunci utama, yaitu mendo'akan. Sikap ini sering kita abaikan. Padahal, kalau kita tahu manfaatnya, maka kerukunan dan keharmonisan rumah tangga akan sempurna terjalin.

Untuk itu, sudah jelas bahwa dalam membina rumah tangga itu tidak mudah. Butuh pemeliharaan. Dan dalam pemeliharaan tidak lepas dari ilmu dan pengamalan. Untuk melihat sakinah tidaknya suatu rumah tangga, bisa dilihat dari kecintaan keluarga tersebut terhadap ilmu, walaupun itu tidak mutlak. Semoga Allah yang Maha Memelihara tetap memberikan keutuhan rumah tangga kita yang penuh dengan nilai-nilai keimanan. Aamiin.

Dari Majalah Swadaya

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

oblongsantri | desainer dan konveksi
Banyak referensi yang bisa didapat, untuk perkembangan ide dan kreasi di oblong santri. Keren.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1167 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels