Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Satu Jam Saja
2 Maret 2010 pukul 17:00 WIB
Muslimah Harus Melek Teknologi
25 Februari 2010 pukul 20:45 WIB
Ki Manteb Soedarsono : Hidayah Lewat Sang Buah Hati
18 Februari 2010 pukul 22:51 WIB
Bruno Metsu : Terpesona Pada Komunitas Islam Afrika
4 Februari 2010 pukul 22:05 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 9 Maret 2010 pukul 20:50 WIB

Di Mana Letak Kebahagiaan?

Penulis : Redaksi KSC

Konon, di sebuah negeri khayangan, Dewa memanggil ketiga orang pembantunya. Sambil memperlihatkan sesuatu, Dewa berkata, "Ini namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya. Jangan di tempat yang terlalu mudah, sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan. Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah, sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih."

Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga pembantu itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi di mana meletakkannya?

Pembantu pertama mengusulkan, "Letakan di puncak gunung yang tinggi." Tetapi para pembantu yang lain kurang setuju.

Lalu pembantu kedua berkata, "Letakkan di dasar samudera." Usul itu pun kurang disepakati.

Akhirnya pembantu terakhir membisikkan usulnya. Ketiga pembantu tersebut langsung sepakat. Malam itu juga, ketika semua orang sedang tidur, ketiga pembantu itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.

Sejak hari itu, kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu. Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari hari ke hari, tahun ke tahun, kita terus mencari kebahagiaan. Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.

Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga pembantu dewa secara rapi. Di mana mereka meletakkannya? Bukan di puncak gunung seperti diusulkan oleh pembantu pertama. Bukan di dasar samudera seperti usulan pembantu kedua. Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh pembantu ketiga.

Di manakah para pembantu dewa tersebut menyimpan kebahagiaan itu? Ternyata kebahagian itu sesuatu yang sangat murah, mudah, dan tidak memerlukan biaya mahal, tetapi sangat sulit untuk dikeluarkan dari dalam diri kita. Mereka menyimpannya di hati yang bersih.

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Desy Rahayu | Pegawai
Saya baru bergabung di KotaSantri.com setelah saya membaca beberapa cerita yang sangat menarik, saya berkeinginan juga untuk berbagi cerita dengan Anda semua.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1069 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels