|
QS. Muhammad : 7 : "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
"
|
|
|
http://yayujapan.multiply.com |
|
yayu_indriyani@yahoo.com |





Kamis, 22 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Sri Yayu Indriyani R.
Apakah menikah itu indah, kawan?
Setelah menikah, aku mulai bisa mengenal seseorang yang kucintai luar dalam. Saat kita mencintai seseorang, kita ingin mengenal pribadi dan sosok si-dia sebanyak-banyaknya. Mengenal hobinya, mengenal kesukaanya, mengenal makanannya, mengenal kebiasaannya, mengenal seluruh teman-temannya dan tentunya keluarganya. Bukankah itu indah?
Apakah menikah itu indah, kawan?
Setelah menikah, aku dapat mengungkapkan rasa cinta dan sayang pada orang yang kucintai, yaitu pendamping hidupku, tanpa rasa takut dan was-was melanggar syariat-Nya. Saat aku genggam tangannya, orang yang kucintai, maka dosa-dosa akan berguguran. Bukankah itu indah?
Apakah menikah itu indah, kawan?
Kala aku memendam rindu dan ingin bertemu pendamping hidup, akan kunanti dia di depan pintu. Saat tiba ke rumah indah kami, aku dapat mengungkapkan rasa rindu sebagai tanda ibadah pada-Nya.
Apakah menikah itu indah, kawan?
Aku adalah manusia biasa dan si dia pun manusia biasa, bukan malaikat yang bebas dari dosa, bukanlah manusia yang sempurna. Setiap pribadi memiliki kelebihan dan kekurangan, dan dengan menikah, kami bisa saling mengisi kekurangan dan merubah diri ini dengan penuh kelebihan-kelebihan yang diperoleh satu sama lain. Bukankah itu indah?
Apakah menikah itu indah, kawan?
Setiap manusia yang seperti firman-Nya memiliki sifat berkeluh kesah. Setelah menikah, aku dapat berbagi rasa sedih dan bahagia pada pendamping hidupku. Uraian nasehat dan penyemangatpun begitu mudah aku dapatkan. Inilah yang senantiasa menjadi penyemangat dalam hidup dan membantuku untuk berubah menjadi lebih baik lagi.
Apakah menikah itu indah, kawan?
Setelah menikah dan akhirnya mendapat keturunan, tiada kalimat yang dapat terucap saat begitu kagumnya pada-Mu, ya Rabb. Kagum akan proses penciptaan manusia yang subhanallah begitu indah serta dapat terekam dengan tenang dan damai setelah aku menikah. Hal yang tidak terbayangkan sebelumnya, walaupun telah kami pelajari saat di bangku sekolah, adalah sangat mengagumkan ciptaan-Mu, ”Allahu Akbar” kami rasakan ketentraman setelah menikah.
Menikah itu indah, kawan.
Jjangan ragu, jangan takut.
Saat masalah tiba, saat aral melintang dijalani dalam pernikahan, kembalikan semua pada tujuan utama.
Jangan sungkan untuk bermunajat dan meminta petunjuk pada Sang Pencipta, Allah SWT. Yang telah mempertemukan dan menyatukan hati-hati kita dalam pernikahan suci penuh berkah, aamiin.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Sri Yayu Indriyani R. sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.