QS. Muhammad : 7 : "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. "
Alamat Akun
http://yayu.kotasantri.com
Bergabung
24 Maret 2010 pukul 14:45 WIB
Domisili
Nomi - Ishikawa
Pekerjaan
Ibu Rumah tangga
Saya adalah seorang ibu rumah tangga, dikaruniai tiga orang anak yang lahir dan besar di Jepang. Kini menemani suami seorang dosen di salah satu universitas di kota Nomi Jepang.
http://yayujapan.multiply.com
yayu_indriyani@yahoo.com
Tulisan Sri Lainnya
Karir Ini Kumulai di Negeri Sakura
21 Juli 2013 pukul 21:21 WIB
Dua Lelaki yang Kucinta
24 Juni 2013 pukul 14:00 WIB
Ajarilah Anak Semua Ilmu
4 Mei 2013 pukul 10:00 WIB
Sejumput Renungan Suami-Istri
14 April 2013 pukul 21:00 WIB
Mendidik dan Belajar dari Kreatifitas Anak-anak
16 Maret 2013 pukul 13:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 22 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB

Apakah Menikah Itu Indah, Kawan?

Penulis : Sri Yayu Indriyani R.

Apakah menikah itu indah, kawan?

Setelah menikah, aku mulai bisa mengenal seseorang yang kucintai luar dalam. Saat kita mencintai seseorang, kita ingin mengenal pribadi dan sosok si-dia sebanyak-banyaknya. Mengenal hobinya, mengenal kesukaanya, mengenal makanannya, mengenal kebiasaannya, mengenal seluruh teman-temannya dan tentunya keluarganya. Bukankah itu indah?

Apakah menikah itu indah, kawan?

Setelah menikah, aku dapat mengungkapkan rasa cinta dan sayang pada orang yang kucintai, yaitu pendamping hidupku, tanpa rasa takut dan was-was melanggar syariat-Nya. Saat aku genggam tangannya, orang yang kucintai, maka dosa-dosa akan berguguran. Bukankah itu indah?

Apakah menikah itu indah, kawan?

Kala aku memendam rindu dan ingin bertemu pendamping hidup, akan kunanti dia di depan pintu. Saat tiba ke rumah indah kami, aku dapat mengungkapkan rasa rindu sebagai tanda ibadah pada-Nya.

Apakah menikah itu indah, kawan?

Aku adalah manusia biasa dan si dia pun manusia biasa, bukan malaikat yang bebas dari dosa, bukanlah manusia yang sempurna. Setiap pribadi memiliki kelebihan dan kekurangan, dan dengan menikah, kami bisa saling mengisi kekurangan dan merubah diri ini dengan penuh kelebihan-kelebihan yang diperoleh satu sama lain. Bukankah itu indah?

Apakah menikah itu indah, kawan?

Setiap manusia yang seperti firman-Nya memiliki sifat berkeluh kesah. Setelah menikah, aku dapat berbagi rasa sedih dan bahagia pada pendamping hidupku. Uraian nasehat dan penyemangatpun begitu mudah aku dapatkan. Inilah yang senantiasa menjadi penyemangat dalam hidup dan membantuku untuk berubah menjadi lebih baik lagi.

Apakah menikah itu indah, kawan?

Setelah menikah dan akhirnya mendapat keturunan, tiada kalimat yang dapat terucap saat begitu kagumnya pada-Mu, ya Rabb. Kagum akan proses penciptaan manusia yang subhanallah begitu indah serta dapat terekam dengan tenang dan damai setelah aku menikah. Hal yang tidak terbayangkan sebelumnya, walaupun telah kami pelajari saat di bangku sekolah, adalah sangat mengagumkan ciptaan-Mu, ”Allahu Akbar” kami rasakan ketentraman setelah menikah.

Menikah itu indah, kawan.
Jjangan ragu, jangan takut.

Saat masalah tiba, saat aral melintang dijalani dalam pernikahan, kembalikan semua pada tujuan utama.

Jangan sungkan untuk bermunajat dan meminta petunjuk pada Sang Pencipta, Allah SWT. Yang telah mempertemukan dan menyatukan hati-hati kita dalam pernikahan suci penuh berkah, aamiin.

http://yayujapan.multiply.com

Suka
Danny Savitra menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Sri Yayu Indriyani R. sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eni Sumartini | Dosen Keperawatan
Alhamdulillah, tulisannya baik, semoga jadi amal shaleh yang tidak terputus. Amin.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1104 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels