|
HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
|





Senin, 10 Juni 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Rahmatan Idul
Gemerisik angin senja meremangkan langit yang ceria, membuatku terseok di jembatan yang gemerlap ini. Kucoba merangkak, meraba selaiknya pengembara, yang terbutakan silaunya matahari. Namun semakin jauh titian ini kurayapi, semakin jalan ini tak kukenali.
“Ada yang salah,” ucapmu waktu itu, mengingatkanku. Berulangkali malah. “Tenanglah, Cahaya, ada aku bersamamu,” jawabku, mencoba tenang, walau gundah mulai menggenang.
Kini, waktu telah membuktikan resah yang sama. Ada yang salah dengan angin senja yang gemerisik ini. Bahwa kau, Cahayaku, juga aku dan cinta ini, tak sedang baik-baik saja meski kita masih bersama.
Namun apapun itu, kuingin kau tahu, bahwa aku sungguh tak peduli. Bahkan bila esok matahari kan terbit dari arah mana. Karena bagiku, takkan ada pagi tanpamu di sisiku, Cahayaku.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rahmatan Idul sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.