|
Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
|
|
jnhheaven@gmail.com |
|
http://twitter.com/jn2h_bintang |





Senin, 29 Oktober 2012 pukul 12:00 WIB
Penulis : Nurjannah
Ketika rasa rindu menggebu di dada, banyak hal yang ingin diungkap, dicurahkan, membebaskan kata-kata yang tersimpan begitu lama di hati. Hanya air mata yang mengerti dan turut serta merasakannya.
Tuhan, mengapa setelah merasa lega dan mengikhlaskan semua, tiba-tiba muncul lagi bayang itu. Semua kenangan yang terajut tanpa sengaja. Salahkah hati ini? Sampai kapan harus memendam semua ini?
Aku berharap bisa seperti kisah Ali dan Fatimah yang saling memendam rasa, sampai akhirnya mereka disatukan Allah dalam ikatan suci. Namun aku hanya wanita akhir zaman yang berusaha menjadi Fatimah akhir zaman.
Potongan pizza, musik klasik, cokelat kurma Arab itu tiba-tiba memenuhi kepalaku. Aku malu akan hati yang tak terjaga ini, ia bebas berkeliaran, mengembara sesukanya tanpa aturan.
Tuhan, tolong sampaikan salam sejahteraku kepadanya. Dia yang sangat mencintai-Mu, dia yang begitu dekat dengan-Mu.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurjannah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.