|
Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
|
|
jnhheaven@gmail.com |
|
http://twitter.com/jn2h_bintang |





Selasa, 25 September 2012 pukul 11:45 WIB
Penulis : Nurjannah
Terkadang, berharap lebih itu tidak selamanya berbuah manis, tidak jarang bahkan sering malah mendapatkan yang sebaliknya. Hal ini dikarenakan niat awal kita yang salah, sehingga ujung-ujungnya juga akan merugikan kita jika tak terpenuhi. Harapan yang tak kunjung datang bisa membuat jiwa putus asa, stres, dan lain sebagainya.
Memang benar segala sesuatu itu tergantung niat seperti yang tertera dalam hadits. "Al-a'maalu binniat," segala sesesuatu itu tergantung niatnya. Masih banyak realita yang terlihat dalam bentuk apapun itu. Seperti jika diadakan sebuah kegiatan yang hadiahnya luar biasa, maka berbondong-bondonglah sekelompok masyarakat mengikuti kegiatan tersebut, dengan harapan dapat menjadi penerima hadiah tersebut.
Namun ada juga yang menyedihkan. Bukannya mendapatkan hadiah, tetapi barang yang ia miliki hilang karena dicuri atau kecopetan. Sangat menyedihkan. Tidak hanya salah niat yang terjadi, tapi juga kurangnya perhatian karena ingin mendapatkan sesuatu yang lebih, atau dengan kata lain melupakan yang ada dan mengingat-ingat yang belum ada.
Dengan demikian, untuk kita yang masih sering salah niat, sebaiknya kita perbaharui niat terlebih dahulu, bahwa segala tindakan yang kita lakukan hanyalah mengharap ridha dari Allah. Jika niat kita sudah benar, segala tindakan juga akan terasa ringan dan lancar, insya Allah.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurjannah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.