|
Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Kamis, 21 Oktober 2010 pukul 19:30 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Mari indahkan hari, dengan setangkup niat baik pagi ini, dan keinginan untuk menjadi semakin baik. Mari tersenyum bahagia, mengiringi merekahnya setiap asa, yang tertanam di pekarangan jiwa, dengan siraman keberkahan pada setiap semerbaknya.
Selintas lalu, pernah terdetik untuk melaju lebih kencang, agar cepat sampai dan berakhirlah semua perjalanan ini. Atau terbang tinggi saja, meninggalkan gumpalan sesak di dalam dada. Agar tak ada lagi mendung menggelantung di wajah orang-orang terkasih.
Namun ternyata bukan itu yang terbaik dilakukan, karena sejatinya IA ingin aku lebih kuat dari sebelumnya, dengan deraan rasa yang sulit diatasi. Bahkan lebih sulit dari yang pernah dibayangkan.
Dan, aku kembali. Siap melaju setapak demi setapak. Hadapi hari dan semua rasa yang ada. Menyadari bahwa jalan di hadapan terjal dan berliku. Maka kunikmati setiap goresan perih di kaki, yang rasanya sampai ke dasar hati. Tak kan berhenti meski tungkai kakiku lunglai, karena inilah yang harus dihadapi.
"Allah, mohon besertaku selalu…"
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.