Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://latief.kotasantri.com
Bergabung
13 Oktober 2011 pukul 09:23 WIB
Domisili
Al Ain - Al Ain
Pekerjaan
Pegawai
latape2003@gmail.com
latape2003
la_tape2003
latape2003
latape2003@gmail.com
http://twitter.com/latape2003
Catatan Abdul Lainnya
Ladies First
4 Desember 2011 pukul 21:42 WIB
Jangan tergesa-gesa agar tidak menyesal
30 November 2011 pukul 09:39 WIB
Budaya kekerasan
28 November 2011 pukul 22:00 WIB
Hijrahkan dirimu menuju kebaikan
27 November 2011 pukul 21:41 WIB
Arti kesetiaan
23 November 2011 pukul 23:13 WIB
Catatan
Selasa, 6 Desember 2011 pukul 18:24 WIB
Hand phone dan kebebasan Anak

Oleh Abdul Latief Sukyan

Menurut akal, logika dan agama, memang kebebasan merupakan hak yang dijamin dan dijaga dan harus diwujudkan dan dibela, bila manusia ingin menikmati kemanusiaannya dengan sempurna, maka pendapat ini merupakan pendapat yang tidak boleh diperdebatkan, akan tetapi belakangan ini kebebasan menjadi model yang naik turun, berubah-rubah, berwarna-warni sesuai dengan kondisi, penafsiran dan kepentingan, terutama kita sekarang hidup diera kebebasan, era revolusi dan era etika setiap sesuatu harus didapat dengan kekuatan dan senjata bila semua usaha diplomasi gagal walaupun sebelum usaha itu dimulai, dan Aku kira bahwa generasi sekarang adalah manusia yang paling cepat dan tanggap dalam menerapkan dan beradabtasi dengan semua tekhnologi yang baru dan mereka mampu mengontrol agar tekhnologi itu mengikuti dan tunduk pada kemauan mereka.

Sebuah berita yang dimuat dalam surat kabar bahwa pemakaian hand phone oleh pelajar semakin meningkat bahkan dikelas-kelas mereka, sebuah berita yang pantas mendapatkan perhatian, bukan disebabkan karena ini berita baru, akan tetapi karena ia memang pantas mendapatkan perhatian dan pemikiran dan perlu mendapatkan solusi.

Mendiamkan kesalahan ini tidak akan menyelesaikan dan tidak akan mampu menyembunyikan kesalahan, diperlukan seseorang yang mampu dan mau membenahi kesalahan-kesalahan ini, seperti yang beredar belakangan bahwa hand phone yang ada dikantong anak-anak kita, tidak saja berisikan film-film porno akan tetapi juga menjadi media untuk joki, hand phone ini sudah keluar dari peruntukannya sebagai media komunikasi dan telah menjadi media penimbul fitnah.


Membuka laman yang dilarang oleh Telekomunikasi, sekarang menjadi mudah bagi anak-anak kita dan karena kecerdasan mereka atau karena para penyedia pelayanan ini memberikan nomor crack proxy sehingga dengan mudah mereka membuka laman-laman tersebut dengan alasan kebebasan, tanpa menodai kebebasan ini maka hendaklah jangan disalah gunakan.

Yang dituntut bukan untuk mempermalukan seseorang atau menodai kehormatan pihak lain, akan tetapi yang dituntut adalah hendaknya sekolah menjadi tempat pendidikan dan pengajaran yang murni, dan ini tidak berarti bahwa orang lain tidak berhak mendidik anak-anak mereka, yaitu ibu dan bapak berhak juga untuk mengetahui isi hand phone anak-anak mereka, dan ini merupakan hak keduanya, walaupun sekarang kita perhatikan banyak tanda-tanda bahwa ibu takut membuat anaknya marah atau berteriak dihadapannya bila ia ikut campur dalam urusan kebebasan pribadinya, film porno merupakan kebebasan pribadi bagi sebagian pemuda pemudi kita… pantaskah hal ini dikomentari !

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Elsye Ivanne | Swasta
Semoga dengann bergabung di KotaSantri.com banyak manfaat yang saya dapatkan n dapat bertukar fikian dengan akhi n ukhti. Mohon bimbingannnya karena dalam waktu dekat saya harus mengakhiri masa lajang dan berdampingan dengann seorang aktivis dakwah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0549 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels