|
Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
|
|
|
fziah05@ymail.com |
|
http://facebook.com/fauziah humaira |
|
http://twitter.com/sihaizirah |





Oleh Fauziah Humaira
Namanya semua sama M-A-N-U-S-I-A tapi siatnya beraneka ragam. Dunia ini penuh warna, apa lagi dunia kampus. Berbagai corak manusia ada disana. Yaaah itulah manusia nama sama tapi tetap ada beda. Kalau mau mengelompokkan jenis mahasiswa dikampus sudah sangat banyak blog yang membahasnya. Dari mahasiswa santai, pemikir, usil, gak jelas, intelek sampai mahasiswa abadi.
Saya sangat tertarik dengan mahasiswa abadi, mereka adalah PKS (Pecinta Kampus Sejati). Rata-rata di setiap kampus kita akan menemui tipe mahasiswa seperti ini (hanya pengamatan bukan berdasarkan penelitian). Kalau di tinjau dari alasan mungkin akan sangat beragam, beda orang beda alasannya.
Namun alasan yang sering saya dengar adalah kecemasan karena takut dengan ketidak jelasannya status di masa depan. Hmm,,,, itu menurut hemat saya. Menjadi mahasiswa ini statusnya jelas MAHASISWA tapi ketika keluar dari kampus dengan gelar exmahasiswa dan belum mendapatkan kerja apapun ini beban mental.
Pengangguran terdidik itu istilahnya. Tapi saya masih ragu bagaimana seorang mahasiswa masih ada yang berpikir demikian. Masih menganut mental budak yang sangat patuh pada tuannya. Tidak seharusnya demikian jika mengaku dirinya sebagai seorang yang telah mengenyam bangku pendidikan di tingkat perguruan tinggi.
Pikiran masih dijajah dengan pemikiran dimana dan sama siapa saya akan bekerja, bukan siapa yang akan bekerja sama saya?
Ada lagi hal yang lebih konyol karena terlalu cintanya mereka kepada kampus, disamping alasan yang tadi ternyata mereka juga takut untuk tuntutan- tuntutan yang menjadi tanggungjawab mereka setelah lulus kuliah. Kuliah biar dapat jajan dari orang tua di setiap bulannya (maluu dunk!).
Ternyata masih terlalu rame PKS (Pecinta Kampus Sejati) di kampus. Bagi teman-teman yang masih berada di sana dan masih sangat cinta dengan kampus, ayoo lah kawan dunia ini luas. Tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa! Bukan hanya bisa terima jajan per bulan dari orang tua tapi bisa mengubah apapun bahkan dunia.
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---