HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://abisabila.kotasantri.com
Bergabung
30 Oktober 2009 pukul 19:46 WIB
Domisili
Tangerang - Banten
Pekerjaan
swasta
Seorang pembaca yang sedang belajar menulis.
http://www.abisabila.com
http://facebook.com/abi.sabila
http://twitter.com/AbiSabila
Catatan Abi Lainnya
Yang Jauh Mendekat, Yang Dekat Menjauh
29 Mei 2012 pukul 12:22 WIB
Indah Karena Berbeda
24 Mei 2012 pukul 12:32 WIB
Belajar Tanpa Batas
17 Mei 2012 pukul 02:27 WIB
Anti Mati
15 Mei 2012 pukul 04:27 WIB
Bukan Buruh Biasa
3 Mei 2012 pukul 11:44 WIB
Catatan
Selasa, 5 Juni 2012 pukul 06:19 WIB
Mendung Belum Tentu Hujan

Oleh Abi Sabila

Jika beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan kesadaran dari sesuap nasi yang tak jadi dimakan, juga ikan yang terlepas dari genggaman, maka kali ini aku kembali mendapat kesadaran serupa dari kejadian berbeda.

Adalah Fulan yang membuang seluruh air dalam penampungan miliknya demi melihat mendung gelap menggantung. Tak ada masalah dengan air yang ia buang, tidak kotor dan tidak pula berbau. Ia hanya ingin menggantinya dengan yang baru.

Satu dua jam berlalu, mendung tak juga berubah jadi hujan. Bahkan hingga sore hari, ketika istri dan anaknya perlu mandi, sang mendung malah berlalu pergi. Tak ada hujan, tak ada juga air dalam penampungan. Terpaksalah Fulan membeli air dari pedagang dorongan.

Optimis dalam berikhtiar memang perlu, bahkan penting. Tapi jangan sampai membuat kita lupa pada satu yang justru sangat menentukan berhasil tidaknya ikhtiar yang diupayakan. Adalah Allah yang Maha Menentukan, Maha Mengijinkan, apakah usaha yang dilakukan berbuah keberhasilan ataukah sebaliknya, kegagalan.

Apa yang terlihat mata seringkali membuat kita merasa yakin bahwa keberhasilan sudah pasti milik kita. Sekali lagi, optimisme itu penting tapi tidak kalah penting selain usaha adalah doa, serta menyandarkan hasil yang kita upayakan kepada Yang Maha Segalanya.

Siapkan rencana cadangan, juga strategi baru untuk mengantisipasi bila kegagalan terjadi. Jangan terburu-buru menyimpulkan, seolah kita yang menentukan. Kita hanya wajib mengupayakan, Allah yang menentukan.

Seperti sesuap nasi yang tak jadi ditelan, ikan yang terlepas dari genggaman, mendung yang terlihat hitampun belum tentu akan menjadi hujan. Pengamatan kita boleh saja menyimpulkan, tapi yang terjadi tidaklah selalu demikian. Terkadang, hujan justru turun disaat mendung tak seberapa menggantung.

“Jadi, jangan dulu dibuang air dalam penampungan sebelum benar-benar turun hujan karena sekali lagi, mendung belum tentu hujan.”

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Rahmad Syamsu W | mahasiswa
Heeebbatt.... Sesuai motto dari KSC, "menebar senyum merajut ukhwah", semoga KSC ini bermanfaat bagi kita semua ikhwan dan akhwat yang ingin merajut ukhuwah.
KotaSantri.com © 2002 - 2024
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 16.7255 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels