Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Sakinah
3 September 2011 pukul 12:00 WIB
Menyingkap Tirai Kasih Sayang Allah
17 Agustus 2011 pukul 10:00 WIB
Ayam Gado-gado
14 Agustus 2011 pukul 13:12 WIB
Aspek Sosial Puasa
13 Agustus 2011 pukul 14:14 WIB
Bilik
Bilik » Mualaf

Kamis, 8 September 2011 pukul 16:45 WIB

Julissa Fikri : Masuk Islam, Dapat Julukan Sinis 'Perempuan Arab'

Penulis : Redaksi KSC

Julissa Fikri tumbuh dan besar di East Harlem. Salah satu permukiman terbesar yang didominasi warga keturunan Amerika Latin di New York, Amerika Serikat. Ia tak pernah membayangkan sebelumnya, keputusanya memeluk Islam akan memicu kebencian keluarga dan lingkungannya.

“Begitu saya mulai mengenakan jilbab, saya selalu menjadi perhatian orang-orang di sekeliling,” katanya seperti dikutip nydailynews.com, Kamis (2/9).

Fikri lahir di tengah keluarga keturunan hispanik yang mayoritas beragama Katolik. Ia memutuskan masuk Islam semenjak tujuh tahun silam.

“Mereka melihat saya berjilbab. Mereka berpikir saya dipaksa suami dan itu keliru,'' katanya. ''Memang tidak buruk, saya tidak merasa tertindas. Saya sangat nyaman. Saya hanya ingin orang tahu bahwa saya orang yang sama.''

Fikri, keturunan Puerto Rico dan Dominika, tengah menjalani dakwah di kalangan terdekatnya, termasuk ibunya sendiri. Ia gunakan situs jejaring video Youtube guna menyebarkan kisah keislamannya. “Islam merupakan hal yang asing bagi masyarakat hispanik,” ungkap Fikri.

Mereka, ungkapnya, mengasosiasikan Islam dengan budaya Arab. Padahal, Islam lahir bukan untuk kalangan tertentu. Islam lahir untuk semesta alam. ''Karena itu, saya ingin memperkenalkan Islam kepada masyarakat hispanik,” katanya.

Fikri mengatakan telah mengeksplorasi Islam semenjak 2004 silam setelah mengalami krisis identitas. Ia cari mencari agama yang sesuai dengan dirinya.

Hidayah pun datang. Ia berkenalan dengan Alquran terjemahan bahasa Spanyol. Selanjutnya, ia bertemu pria yang menuntunnya masuk ke dalam Islam. Pria asal Mesir itu lalu menjadi pasangan hidupnya.

Awal tahun ini, tepatnya Februari, Fikri mulai mengenakan jilbab. Pengalaman pertama Fikri mengenakan jilbab mendapat cobaan. Saat ia menjemput putrinya, ia berpapasan dengan pria latin. Oleh pria itu, ia disebut perempuan Arab. “Oh jadi, ia telah berubah ras,” kenang Fikri menirukan perkataan pria tersebut.

Dalam insiden lain, seorang perempuan di sebuah kios menatapnya dan menyebutnya teroris. “Saya merasa sakit. Sebelum anda menghakimi saya, ingat saya memakai syal yang sama dengan mereka. Di bawah kerudung, saya hanya orang yang sama. Saya orang Amerika..dan saya juga manusia."

Dari Republika Online

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

PROF | Clothing Designer
Sukses bwat KOTASANTRI.COM ...
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1206 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels