|
Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
|





Rabu, 9 Oktober 2013 pukul 23:00 WIB
Penulis : Ashif Aminulloh Fathnan
kau tahu,
dalam hidup ini, ada saat dimana tiap detiknya abadi
denyut nadinya
kilas pandangnya
lika-liku jalannya
: maka abadikanlah hidupmu dalam syukur pada-Nya
: dalam dzikir mengingat Nya
kau tahu,
dalam hidup ini, ada masa dimana langkah-langkahmu bergaung
di negeri kekekalan
seperti langkah Bilal menuju masjid
: terompahnya merajuk rindu surga
: dan malaikat telah luput mencatat alpa
adapun hutan, aspal, dan rerumputan
rumah-rumah kayu dan pepohonan
pantai di panjang garis
horizon
tak pernah luput adamu diramu
hangat wajah-wajah itu
rindu-rindu jalan itu
mentari tak pernah benar menjadi api
dan ombak tak pernah benar menjelma tsunami
telah diangkat pena
dan keringlah tinta-tinta*
Terinspirasi dari hadits arbain 19 = rufiatil aqlam wa jaffatis shuhuf.
Intisari Hadits : Allah yang memegang kuasa segala-galanya, semua Allah yang menentukan dan telah tertulis di Lauh Mahfudz, apa yang dikehendaki Allah pasti akan terjadi.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Ashif Aminulloh Fathnan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.