|
Ust. Aam Amiruddin : "Sesungguhnya sepercik kejujuran lebih berharga dari sebongkah cinta. Apa arti sebongkah cinta kalau dibangun di atas kebohongan? Pasti rapuh bukan? Betapa indahnya apabila kejujuran dan cinta ada pada diri seseorang. Beruntunglah Anda yang memiliki kejujuran dan ketulusan cinta."
|
|
|
kepak_camar |
Senin, 14 Januari 2013 pukul 14:00 WIB
Penulis : Mega Everistiana Wati
kita selalu rindukan pertemuan itu
pertemuan kembali dengan-Nya
tiap detik kita rindukan perjumpaan
hanya tak selalu memang kita menyadarinya
tak selalu kita ingat pada janji dulu terucap
bahwa kita akan kembali
bahwa kita pasti kembali
bahkan sering sengaja kita
mencari-cari kesibukan apa
untuk pura-pura tak dendam rindu
sedang rindu itu membiru di kalbu
begitu biasa kita bohongi diri
enggan jujur pada diri sendiri
bahwa selalu kita rindu kembali
selalu ingin bertemu dengan-Nya
kita biasa bohong, sampai doa pun minta umur panjang
sedang kita tahu tak perlu itu
karena sudah janji di awal hari
begitu suka pura-pura. tahu jalan pulang
sengaja pilih jalan lain menuju pergi
seolah sama sekali tak rindu pada-Nya
lantas kapan kita mau jujur?
engkau dan aku
rindu kita tak tertahan lagi
ingin kembali, bertemu dengan-Nya
tapi kita pilih lain, jalan menuju pergi
tapi memang terkadang ada yang rindu
tapi ia tidak tahu itu
tahu tahu sudah bertemu
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mega Everistiana Wati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.