|
QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
|





Rabu, 28 September 2011 pukul 14:14 WIB
Penulis : Aris Solikhah
Aku berlari dengan cahaya
berputar dengan sinar mengelilingi dunia
aku ingin tersenyum
pada rembulan
pada bintang-bintang yang setia
Aku tahu keterbatasanku
aku kenali diriku
seperti mengenali lekukan tangan kiri dan tangan kanan
merindukan sebuah asa itu
kembali berderap
menyongsong kehidupan
mencari idealisme tinggi.
Ketika aku bertatap muka
mengarahkan pandangan pada suatu tujuan
aku kenali diriku sebenarnya
Tiada upaya selain asa
berharap penuh Rabbku mengabulkan doa-doa malamku
Aku tak bisa marah
walau ingin teriak atas semua kehendak yang menimpaku
kecewa tapi tidak bisa
Aku takut tidak bisa bersyukur
dengan semua nikmat yang kuterima
aku takut bermimpi
tentang rembulan yang jatuh kepelukanku
Aku sadari keterbatasan ini
tidak bisa mengeluh
melenguh
berontak
menunggu setia keputusan Rabb-ku
Idealisme tinggi bergulir begitu saja
rangkaian ikatan rencana terburai percuma
Aku jadi takut pemimpi
atau suka bermimpi
sebelum kenyataan pahit menghadang
menghilangkan kesempatan bermimpi
Aku sendiri
dalam lorong waktu memandang jauh
ketepian tak terbatas
Adakah satu dari seribu kesempatan
dan satu itu dianugrahkan padaku
menerima apa adanya kecamuk di jiwa
Aku berpikir untuk mengosongkan pikiran
semakin aku menjauh
dia semakin merengkuhku dalam jebakan erat
Aku menangis
tapi sungguh
aku tidak mengerti yang terbaik untuk hidupku
tak dapat meneropong masa depan
takut salah pilih dan jalan
Aku khawatir mengambil keputusan
Aku tidak percaya pada mimpiku menjadi kenyataan
Aku sungguh hanya mahkluk
yang sepenuhnya menggantungkan
harapan
cinta
rindu
kebahagiaan pada Rabb-ku
Karena kebahagian
Sesungguhnya adalah absurd bagi mahkluk
Kecuali semua pemberian Dia
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Aris Solikhah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.