|
HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
|
|
|
http://tetapbersyukur.wordpress.com |
|
yudi_aja56@yahoo.co.id |
|
mas.yudiii |
|
http://facebook.com/Wahyudi Yusuf |





Rabu, 13 April 2011 pukul 13:40 WIB
Penulis : Wahyudi
Bukankah,
Bukankah memang manusia terlahir tanpa harta
Bahkan tanpa sehelai kain pun
Dan bahkan pula bayi yang suci itu justru menangis
Saat menatap indahnya dunia
Tapi kenapa,
Kenapa begitu hebatnya manusia meratapi
Begitu terlarutnya mereka dalam kesedihan
Begitu lamanya mereka hanyut dalam kekecewaan
Saat dunianya hilang dari genggaman
Saat hartanya berpindah tangan
Saat dalam sesaat indahnya dunia terbang melayang
Bukankah,
Bukankah yang harusnya manusia sesali
Yang harusnya membuat anak cucu Adam bersedih hati
Yang semestinya membuatnya menangis
Mengiba dan meminta belas kasihan pada Rabb-nya
Adalah,
Jika hati ini terkotori
Kala dosa menumpuk dalam lembar-lembar catatan
Dan jika kemaksiatan seakan tiada henti
Hilangnya dunia atau menumpuknya dosa yang lebih membuatmu menangis?
Hilangnya harta atau bertambahnya kemaksiaatan yang lebih kamu sesali?
Melayangnya kenikmatan dunia atau terkotorinya hati yang lebih membuatmu sedih?
Ingatlah!!!
Manusia terlahir suci
Begitupun saat ajal menjemput nanti
Kitapun harus kembali dalam kesucian
Sebagaimana saat terlahir di alam fana' ini
http://tetapbersyukur.wordpress.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Wahyudi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.