|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://dtpoetri11.blogspot.com |





Rabu, 8 Desember 2010 pukul 22:15 WIB
Penulis : Adinda Poetri
Malam ini
Sejenak aku berdiam diri
Merenungi hari-hari yang dilewati
Penuh warna-warni
Pelangi di hati
Menimbulkan sejuta rindu di hati
Keluh kesah terobati
Dengan bersujud kepada Illahi
Aku rindu pada-Mu
Di setiap sujud panjangku
Di sepertiga malam terakhir-Mu
Kau selalu memanggilku
Aku rindu pada-Mu
Di setiap do’a dan harapanku
Yang selalu kupinta dari-Mu
Kau selalu mengabulkan do’aku
Aku rindu pada-Mu
Di setiap kesendirianku
Yang selalu muncul di hadapan-Mu
Kau selalu setia menemaniku
Aku rindu pada-Mu
Di setiap ujian yang datang kepadaku
Yang selalu hadir dari-Mu
Kau selalu membantuku
Sebagai bentuk kasih sayang-Mu padaku
Aku rindu pada-Mu
Di semua sisi kehidupanku
Yang terjadi atas kehendak-Mu
Kau selalu menjadi nomor satu untukku
http://dtpoetri11.blogspot.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Adinda Poetri sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.