Ibn. Athaillah : "Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan "
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Tempe Mendoan
22 Januari 2012 pukul 12:00 WIB
Lebih Dekat, Lebih Akrab dengan Buah Hati
14 Januari 2012 pukul 12:00 WIB
Mustafa Garment : Menemukan Islam di Saat Tersulit
12 Januari 2012 pukul 17:00 WIB
Berpikir Sederhana
3 Januari 2012 pukul 17:00 WIB
Ungkeb Hati
1 Januari 2012 pukul 18:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Risalah

Rabu, 25 Januari 2012 pukul 11:30 WIB

Perpanjang Silaturrahim, Dunia Akhirat Direngkuh

Penulis : Redaksi KSC

Silaturahim, sebuah amalan yang tak asing bagi kehidupan kita sehari-hari. Apalagi di bulan Ramadan atau pun Syawal. Silaturahim seolah menjadi ‘menu wajib' bagi kaum muslimin agar berbagai ibadah di bulan tersebut terasa sempurna.

 

Silaturahim sangatlah penting dilaksanakan oleh kaum muslimin. Dengan silaturahim, kasih sayang antar sesama dapat tercipta dengan baik. Ukhuwah islamiyah pun dapat terbina sempurna. Selain itu, silaturahim juga menjadi kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah. Bahkan salah satu hadis mengabarkannya sebagai amalan yang lebih besar pahalanya daripada salat dan saum.

 

"Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada salat dan saum?" tanya Rasulullah kepada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahim." (HR. Bukhari Muslim).

 

Silaturahim juga menjadi salah satu bukti ketaatan seorang hamba kepada Rabbnya. Ketika seorang hamba diperintahkan untuk menyambungkan tali silaturahim yang terputus, maka hamba tersebut harus langsung melaksanakannya.

 

"Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk." (Ar-Ra'd [13]: 21).

 

Silaturahim Tak Kenal Waktu

Lalu bagaimana dengan fenomena silaturahim di bulan Ramadan dan Syawal? Di bulan-bulan ini, memang banyak orang yang menjadikannya sebagai momentum menyambung kembali tali persaudaraan yang pernah terputus. Namun, apakah silaturahim hanya dilaksanakan pada kedua bulan tersebut?

 

Tentu tidak! Untuk mengerjakan amalan itu tentu tak harus menunggu hadirnya bulan Ramadan dan Syawal. Apalagi belum tentu usia kita sampai pada Ramadan dan Syawal tahun berikutnya. Sayang sekali jika 10 bulan yang tersedia tidak dimanfaatkan untuk melaksanakan amalan yang sangat Allah cintai ini. Walau terdengar ringan, silaturahim memiliki manfaat besar bagi yang melaksanakannya. Baik di dunia maupun di akhirat.

 

Kapan pun dan di mana pun, tak ada salahnya jika kita menyambung dan merajut tali persaudaraan. Baik dengan orang yang menyayangi kita maupun sebaliknya. Membina silaturahim dengan orang yang sayang kepada kita memang mudah. Namun, jika menyambung tali silaturahim dengan orang yang membenci kita, maka diperlukan kebesaran jiwa untuk melakukannya.

 

Kapan pun silaturahim bisa dilakukan. Tak hanya di bulan Ramadan atau Syawal. Selain mendapatkan pahala berlipat ganda, seseorang yang menjalankan perintah-Nya akan mendapatkan janji Allah, yakni surga.

 

Dari Abu Ayyub Al-Anshari ra., sesungguhnya seorang laki-laki berkata: "Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku amalan yang memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkan aku dari neraka. Maka Nabi saw bersabda: "Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahim." (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Silaturahim Berbagai Cara

Zaman sudah berkembang sedemikian rupa. Apalagi perkembangan teknologi saat ini. Jika dahulu seseorang harus mengunjungi satu daerah ke daerah lainnya dengan jarak tempuh yang jauh, kini tidak lagi. Jika sempat bertatap muka dan berjabat tangan langsung, maka sempatkanlah. Tapi jika memiliki keterbatasan waktu dan kesempatan, bisa menggunakan cara lain yang lebih efektif dan efisien.

 

Cara itu adalah dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Teknologi semakin canggih dan manfaatnya pun semakin banyak. Sebelum telepon dan telepon genggam dimiiki setiap orang, banyak orang menggunakan jasa pos dan kartu untuk bersilaturahim atau sekadar mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri".

 

Sekarang, media yang bisa digunakan sebagai alat komunikasi amat beragam. Mulai dari telepon, telepon genggam (HP), internet, fax, pager, push to talk, dan masih banyak lagi yang lainnya. Alat-alat komunikasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media untuk bersilaturahim.

 

Contoh, dalam telepon genggam kita dapat memanfaatkan aneka fasilitas yang disediakan seperti telepon, sms, mms, dan lain-lain. Begitu juga dengan internet. Dengan perkembangannya yang pesat saat ini, kita dapat menggunakan aneka fasilitas jejaring sosial seperti yahoo, facebook, twitter, YM, dan lain-lain. Karena itu, manfaatkan fasilitas media tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan jangan lupa, selalu niatkan untuk beribadah karena Allah.

Astri Rahmayanti - DPU

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eni Sumartini | Dosen Keperawatan
Alhamdulillah, tulisannya baik, semoga jadi amal shaleh yang tidak terputus. Amin.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1141 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels